Liputan6.com, Pangkal Pinang: Kompleks pemakaman Sentosa di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, mulai ramai dikunjungi warga keturunan Tionghoa dari dalam maupun luar negeri, belum lama ini. Mereka khusus kembali ke kampung halaman untuk menjalani tradisi Ceng Beng atau sembahyang kubur.
Menghormati orang tua dan leluhur yang telah meninggal merupakan salah satu tradisi yang terpenting dan terus dijaga oleh masyarakat Tionghoa dalam tradisi Ceng Beng. Selain itu, bagi warga Tionghoa di Bangka, Ceng Beng juga untuk mempererat tali silaturahmi. Sebab, mereka datang dari berbagai wilayah di Tanah Air dan mancanegara hanya untuk pulang kampung.
Advertisement
Berdasarkan kepercayaan Negeri Tiongkok, Ceng Beng bermula dari perintah salah satu kaisar Dinasti Ming untuk membersihkan makam leluhur. Tradisi itu terus dipertahankan, termasuk membersihkan makam saat melakukan Ceng Beng.(RMA/Erik Nopriaddin)