Liputan6.com, Riyadh: Organisasi Konferensi Islam (OKI) menyambut baik deklarasi kemerdekaan Kosovo dari Serbia dan menggambarkan hal itu sebagai suatu aset untuk dunia Islam. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal OKI Ekmeleddin Ihsanoglu di Dakar, Senegal, Senin (18/2).
"Kosovo telah mendeklarasikan kemerdekaannya setelah perjuangan panjang oleh rakyatnya. Kami gembira atas hasil itu dan menyampaikan solidaritas kami mendukung saudara-saudari kami di sana," kata Ekmeleddin Ihsanoglu. OKI berharap negara baru ini sukses membangun kesejahteraan bagi rakyatnya.
Advertisement
Wilayah penduduk mayoritas Albania yang sebelumnya merupakan bagian dari Serbia itu ada di bawah pengawasan PBB sejak 1999, ketika pasukan NATO melancarkan bom yang memaksa pengunduran diri pasukan Serbia, yang tengah menyerang warga Albania di provinsi itu. Etnis Albania umumnya Muslim.
Warga Albania Kosovo telah mendeklarasikan kemerdekaannya pada Ahad lalu. Sementara sejumlah negara seperti Cina, Rusia, Spanyol, Serbia, dan beberapa negara lainnya menentang kemerdekaan itu. Pasalnya kemerdekaan Kosovo dianggap sebagai upaya separatisme [baca: Serbia Menolak Kemerdekaan Kosovo].(JUM/ANTARA)