Hotel di Pelabuhan Ratu Banyak Dipesan

Jelang liburan Iduladha, Natal dan Tahun Baru, tingkat hunian hotel di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, meningkat. Bahkan, pesanan diprediksi akan melebihi jumlah kamar hotel yang ada.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Desember 2007, 21:15 WIB

Liputan6.com, Sukabumi: Menjelang liburan Iduladha, Natal dan Tahun Baru, tingkat hunian hotel di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, meningkat. Bahkan, pesanan diprediksi akan melebihi jumlah kamar hotel yang ada. Berdasarkan informasi yang diperoleh Antara, Sabtu (15/12), tingginya tingkat hunian hotel di Pelabuhan Ratu memperlihatkan bahwa kawasan pantai masih tetap favorit untuk berlibur.

Bahkan, hotel Ina Samudera Beach Hotel (SBH) yang menjadi barometer hotel di Pelabuhan Ratu telah menerima pesanan hingga akhir tahun. Diperkirakan, hotel tersebut akan mengalami over booking. Kondisi demikian diharapkan akan menggairahkan industri wisata di Pantai Pelabuhan Ratu. Apalagi, setelah beberapa tahun mengalami kelesuan akibat isu tsunami dan gelombang tinggi yang sebenarnya tak mempengaruhi pada kenyamanan hotel.

Asisten Manajer SBH, Anwar Azhari, mengaku tingkat hunian hotel pada liburan akhir tahun ini sangat menjanjikan. Pada hari ini saja tingkat hunian hotel mencapai 73 persen yang sebagian besar tamu dari beberapa grup perusahaan.

Sedangkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sukabumi, Dadang Hendar menyebutkan, pada tahun ini hotel-hotel di kawasan Pantai Pelabuhan Ratu dipastikan akan mengalami kenaikan. Bahkan, sebagian besar hotel tingkat hunian hotel mencapai 100 persen. Selain hotel, lanjut Dadang, sejumlah bungalow maupun vila mulai didatangi tamu untuk acara malam tahun baru. Sekalipun tarif dipastikan mengalami kenaikan antara 30 hingga 40 persen.

Kondisi itu, imbuh Dadang, disebabkan kawasan pantai ini dianggap aman dan tak ada isu tsunami maupun gelombang tinggi. Sedangkan faktor keselamatan bagi para pengunjung yang biasa berenang di pantai terus ditingkatkan dengan kesiapan Balai Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) di beberapa titik rawan.(ANS/Antara)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya