Liputan6.com, Xintai: Keluarga 172 pekerja perusahaan tambang marah dan merusak Kantor Huayuan Mining Company di Kota Xintai, Provinsi Shandong, Cina, baru-baru ini. Pihak keluarga marah karena minimnya informasi mengenai nasib saudara-saudara mereka yang terjebak di dalam tambang. Tak hanya itu, mereka menuntut pihak perusahaan memberikan keterangan mengenai upaya pencarian dan penyelamatan secara berkala tiga kali sehari.
Peristiwa teperangkapnya para pekerja tambang itu terjadi ketika banjir menjebolnya saluran air Sungai Wen. Akibatnya aliran deras sungai mengalir ke pertambangan milik Huayuan Mining saat para pekerja sedang bekerja.(Liputan 6)
Advertisement