Liputan6.com, Semarang: Kota Semarang, Jawa Tengah, kembali diguncang bom [baca: Tersangka Pengirim Paket Bom Semarang Ditangkap]. Warga kembali tersentak ketika sebuah bom meledak di halaman Gereja Kristen Alfa Omega, Selasa malam kemarin. Seorang dinyatakan luka berat dan seorang lagi luka ringan.
Menurut Iwan, saksi mata, ledakan terjadi pukul 18.00 WIB. Bom tersebut ditempel oleh orang tak dikenal di pintu mobil Kijang bernomor polisi H 8363 HS yang ditumpangi Susan Hilda Subekti dan Sifera Subekti, istri dan anak Pendeta Timotius Subekti. Ledakan dasyat terjadi ketika membuka pintu hendak turun.
Dalam ledakan tersebut Hilda Subekti terlempar ke luar dan menderita luka parah akibat serpihan bom di bagian kaki. Korban kini dirawat di Rumah Sakit Telogorejo Semarang. Selain melukai dua korban, ledakan juga menyebabkan kaca tiga buah mobil yang diparkir di halaman gereja hancur.
Polisi kini tengah mengembangkan penyidikan motif peledakan tersebut. Menurut Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Erwin Mapaseng bom yang meledak adalah jenis rakitan dan berdaya ledak rendah (low explosive). Dari sisa ledakan polisi juga menemukan control band serta baterai sebagai indikasi bom diledakan menggunakan remote control.
Pada malam yang sama, ancaman bom juga terjadi di Gereja Katolik Admodirono Semarang dan kawasan Pekan Raya Promosi dan Pembangunan yang sedang menggelar Pameran Expo Jateng 2001. Namun, setelah Tim Gegana menyisir lokasi, tak ditemukan bom.(YYT/Teguh Hadiprayitno dan Kukuh Ariwibowo)
Bom Kembali Mengguncang Semarang
Sebuah bom meledak di halaman Gereja Alfa Omega Semarang. Dua korban luka-luka. Daya ledak bom termasuk low explosive.
Diterbitkan 01 Agustus 2001, 19:25 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Bupati Sukoharjo Punya Safe House untuk Sembunyikan Aset Rp 21,2 M
- 1 jam yang lalu
DPR Awasi Tiap Penggeledahan Kasus Febrie, Khawatir Emas Diganti Cokelat
- 2 jam yang lalu
Terungkap Dugaan Asal Usul Valas Miliaran Bupati Sukoharjo
- 2 jam yang lalu
PKB Bongkar Dugaan Pemerasan Eks Jampidsus Febrie
- 3 jam yang lalu
KPK Akui Pernah Diundang Polri Bahas 3 Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie