Liputan6.com, Sidoarjo: Masih banyak teka-teki yang tersimpan di balik semburan lumpur PT Lapindo Brantas di Porong Sidoarjo, Jawa Timur. Salah satunya munculnya cairan pekat hitam yang diduga kuat adalah hidro karbon yang tak lain salah satu unsur dari minyak dan gas.
Namun ahli geologi dan pusat penelitian dan pengembangan teknologi minyak dan gas Dirjen Migas yang tengah meneliti munculnya cairan hitam tersebut belum bisa memastikan karena komposisinya belum bisa diketahui. Diperkirakan dalam satu hingga dua pekan ke depan hasil penelitian cairan hidro karbon oleh tim dari Dirjen Migas sudah selesai serta bisa diumumkan apakan ada kandungan gas atau tidak.
Fenomena munculnya hidro karbon sudah dua kali terjadi. Namun selalu terbantahkan. Entah karena proses ganti rugi yang belum selesai atau apakah pertimbangan lain. Jika terbukti lumpur mengeluarkan minyak dan gas, berapa banyak keuntungan diperoleh PT Lapindo.(JUM/Eko Yudho)
Namun ahli geologi dan pusat penelitian dan pengembangan teknologi minyak dan gas Dirjen Migas yang tengah meneliti munculnya cairan hitam tersebut belum bisa memastikan karena komposisinya belum bisa diketahui. Diperkirakan dalam satu hingga dua pekan ke depan hasil penelitian cairan hidro karbon oleh tim dari Dirjen Migas sudah selesai serta bisa diumumkan apakan ada kandungan gas atau tidak.
Fenomena munculnya hidro karbon sudah dua kali terjadi. Namun selalu terbantahkan. Entah karena proses ganti rugi yang belum selesai atau apakah pertimbangan lain. Jika terbukti lumpur mengeluarkan minyak dan gas, berapa banyak keuntungan diperoleh PT Lapindo.(JUM/Eko Yudho)