Liputan6.com, Masohi: Warga Kelurahan Letwaru, Kota Masohi, Maluku Tengah, yang pada Selasa pekan silam sempat bentrok, Ahad (14/12), mulai bisa hidup berdampingan. Kedua pihak yang menjadi korban, kini sudah bisa saling melepas ketegangan dan melupakan permusuhan. Buktinya, saat ini mereka sudah bisa hidup berdampingan dalam satu tenda di penampungan. Mereka berjanji tidak akan dendam dan berharap konflik yang terjadi tak akan berlanjut.
Lima hari lalu, dua kelompok warga di Masohi yang berbeda keyakinan terlibat kerusuhan. Akibat huru-hara ini sebanyak 67 rumah terbakar, termasuk dua rumah ibadah, serta enam korban jiwa dari kedua belah pihak. Polisi saat ini telah menahan sejumlah orang yang dianggap sebagai provokatar kerusuhan [baca: Kota Masohi Rusuh].(ANS/Juhri Samanery)
Advertisement