Hadirnya Musik Etnik di Solo

Solo International Ethnics Music Festival dinilai dapat mengangkat kembali keberadaan musik etnik di tengah modernisasi zaman. Berbagai atraksi pertunjukan ditampilkan di alun-alun Pamedan Timur, Solo, Jawa Tengah.

oleh Liputan6Diterbitkan 31 Oktober 2008, 06:44 WIB
Liputan6.com, Solo: Solo International Ethnics Music Festival digelar di Solo, Jawa Tengah, baru-baru ini. Pergelaran ini diharapkan dapat menjawab keprihatinan akan keberadaan musik etnik di dunia.

Di sana, berbagai pertunjukan musik ditampilkan di panggung terbuka. Tepatnya di alun-alun Pamedan Timur, Kompleks Puri Mangkunegaran. Festival yang digelar hingga 1 November ini dinilai dapat mengangkat kembali keberadaan musik etnik di tengah modernisasi zaman.

Tarian Lambang Sari karya Guruh Sukarnoputra menjadi pembuka festival ini. Selain itu, berbagai atraksi lain juga ditampilkan. Misalnya, pencak silat, pesta perkusi, dan alunan kendang rampak yang mendayu khas Solo, turut juga meramaikan acara ini. Festival musik etnik ini diikuti pula oleh peserta dari 10 negara.(PJY/Wiwik Susilo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya