Umat Muslim Palestina dan Irak Sambut Lebaran

Selain permen, kue-kue kering juga juga menjadi salah satu penganan yang diburu para pembeli di Kota Ramallah, Palestina, untuk menyambut Lebaran. Di Baghdad, Irak, insiden ledakan bom mobil tak menyurutkan animo masyarakat berbelanja kebutuhan Idulfitri.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 September 2008, 07:08 WIB
Liputan6.com, Ramallah: Dua hari menjelang Idul Fitri, Kota Ramallah, Palestina, diramaikan penjual permen yang menggelar dagangan di sejumlah ruas jalan. Selain permen, kue-kue kering juga menjadi salah satu penganan yang diburu para pembeli. Kue-kue Lebaran tersebut dijual dalam jumlah besar atau curah dan tak dalam bentuk toples plastik yang umumnya dijual di Indonesia.

Di Jalur Gaza, suasana ramai lebih terasa. Warga memadati pasar untuk belanja kebutuhan Lebaran. Mulai dari beragam jenis kacang serta permen aneka warna untuk disuguhkan kepada para tamu di hari kemenangan hingga baju baru bagi sanak keluarga.

Sementara di Baghdad, Irak, insiden ledakan bom mobil beruntun yang merenggut 35 jiwa di Distrik Karadah, Ahad lalu, tak menyurutkan animo masyarakat berbelanja kebutuhah Idulfitri. Sehari setelah insiden, lapak-lapak penjual baju anak hingga dewasa padat pembeli. Bagi sejumlah orangtua, momen Idulfitri adalah saat membahagiakan keluarga setelah setahun menderita akibat konflik berkepanjangan.

Sedangkan di kawasan Sadr City, Baghdad, momen menjelang Idulfitri juga dimanfaatkan warga untuk saling berbagi. Sebuah lembaga amal setempat menjembatani niat suci para donatur yang ingin menyumbangkan pakaian bagi anak yatim piatu. Anak yatim piatu yang memiliki dokumen lengkap dapat langsung datang dan memilih serta mencoba langsung baju baru mereka.

Selain penjual pakaian, toko kue juga diserbu pembeli. Sejenis penganan manis khas setempat menjadi hidangan yang wajib tersaji di Hari Raya.(BOG)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya