Liputan6.com, Karawang: Angkatan ketiga Peleton Pengintai Tempur Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat menunjukkan kebolehan mereka setelah lima bulan dibentuk. Wakil Kepala Staf AD Letnan Jenderal TNI Kiki Syahnakrie dan Panglima Kostrad Letjen TNI Ryamizard Ryacudu meninjau tempat berlatih mereka di kaki Gunung Sangga Buana, Karawang, Selasa (10/7) siang.
Para prajurit ini dilatih secara khusus untuk berpatroli, cara bertahan hidup dan bertempur menghadapi musuh. Mereka juga sempat menunjukkan kebolehannya untuk menangkap ular berbisa dan menyumpit sasaran dengan panah beracun. Tak lupa mereka juga mempertontonkan kemampuan bela diri termasuk keterampilan menembak jitu. Pangkostrad Ryamizard Ryacudu menyatakan mereka adalah mata dan telinga prajurit. " Ini sudah ada sejak 1964 tapi tidak diefektifkan. Saya cuma mengangkat kembali, bukan sesuatu yang baru, " kata Pangkostrad Ryamizard Ryacudu.
Seakan tak mau kalah dengan pasukan Tontaipur, Wakasad dan Pangkostrad juga sempat menunjukkan kemahiran menembak dengan menggunakan senjata laras pendek dan panjang.(COK/Imelda Sari dan Anto Susanto)
Para prajurit ini dilatih secara khusus untuk berpatroli, cara bertahan hidup dan bertempur menghadapi musuh. Mereka juga sempat menunjukkan kebolehannya untuk menangkap ular berbisa dan menyumpit sasaran dengan panah beracun. Tak lupa mereka juga mempertontonkan kemampuan bela diri termasuk keterampilan menembak jitu. Pangkostrad Ryamizard Ryacudu menyatakan mereka adalah mata dan telinga prajurit. " Ini sudah ada sejak 1964 tapi tidak diefektifkan. Saya cuma mengangkat kembali, bukan sesuatu yang baru, " kata Pangkostrad Ryamizard Ryacudu.
Seakan tak mau kalah dengan pasukan Tontaipur, Wakasad dan Pangkostrad juga sempat menunjukkan kemahiran menembak dengan menggunakan senjata laras pendek dan panjang.(COK/Imelda Sari dan Anto Susanto)