Liputan6.com, Jakarta: Menurut rencana, Bank Mandiri akan mengambil alih Bank Internasional Indonesia melalui pembelian saham milik pemerintah. Saat ini, proses akuisisinya tengah dikaji oleh pemerintah. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Rizal Ramli, seusai bertemu dengan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional I Putu Ary Suta, Ketua Badan Pengelola Pasar Modal Herwidayatmo, dan jajaran Direksi Bank Mandiri dan BII , Senin (2/7) siang. Pertemuan itu membahas rencana akuisisi.
Menurut Rizal, pengambilalihan BII dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal. "Akuisisi ini karena segi produk, jaringan, dan hardware antara kedua bank bisa saling melengkapi," kata Rizal Ramli, yakin.
Sebelumnya Direktur Bank Mandiri E.C.W. Neloe mengakui bahwa BII mempunyai sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki Bank Mandiri. Kelebihan itu antara lain, consumer banking yang bagus, internet banking dan card center. Bila tak ada halangan, Rizal Ramli akan mengumumkan kepastian akuisisi, malam ini.(COK/Fahmi Ihsan dan Doni Indradi)
Menurut Rizal, pengambilalihan BII dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal. "Akuisisi ini karena segi produk, jaringan, dan hardware antara kedua bank bisa saling melengkapi," kata Rizal Ramli, yakin.
Sebelumnya Direktur Bank Mandiri E.C.W. Neloe mengakui bahwa BII mempunyai sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki Bank Mandiri. Kelebihan itu antara lain, consumer banking yang bagus, internet banking dan card center. Bila tak ada halangan, Rizal Ramli akan mengumumkan kepastian akuisisi, malam ini.(COK/Fahmi Ihsan dan Doni Indradi)