Liputan6.com, Padang: Emosi Melani, salah satu penumpang pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Padang yang baru saja tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatra Barat, Selasa (15/4) malam, tidak terbendung. Ia merasa ditelantarkan oleh manajemen Lion Air. Sebelumnya, Melani dan sekitar seratus penumpang pesawat dengan nomor penerbangan JT 354 itu terlambat diberangkatkan hingga lima jam. Lantaran keterlambatan itu, para penumpang meminta uang transportasi yang sudah dijanjikan pihak Lion Air. Ternyata, biaya transportasi itu tak kunjung dibayarkan.
Protes juga dilancarkan calon penumpang Lion Air tujuan Jakarta. Mereka protes karena petugas Lion Air tak memberikan jadwal yang pasti tentang keberangkatannya. Sayangnya, pihak Lion Air tidak bersedia memberikan keterangan mengenai adanya keluhan tersebut.
Advertisement
Sementara di Manado, Sulawesi Utara, kemarin petang, pesawat Batavia A 320 dengan nomor penerbangan 7P.363 jurusan Manado-Jakarta yang memuat 163 penumpang ini gagal terbang karena kerusakan pada mesin pesawat. Menurut para penumpang, pesawat dihentikan dengan tiba-tiba di landasan pacu ketika dalam kecepatan tinggi karena akan tinggal landas.
Akibatnya, para penumpang sempat panik. Pesawat dengan pilot captain A.M. Jaka Pituana Utu ini kemudian ditarik kembali ke terminal bandara. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari maskapai penerbangan Batavia Air tentang penyebab kerusakan pesawat tersebut. Hingga pukul 20.00 WITA, para penumpang masih menunggu di Bandara Sam Ratulangi, Manado.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)