Liputan6.com, Solo: Kasus pencurian benda-benda purbakala di Museum Radya Pustaka, Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu silam, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Solo. Tragisnya, belum lagi sidang pertama dimulai Lambang Babar Purnomo, arkeolog yang menjadi saksi kunci sekaligus orang yang berperan besar membongkar kasus pencurian arca-arca kuno itu ditemukan tewas mengenaskan. Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar jam enam pagi di depan Gang Pandega Padma, tepatnya di jalur lambat Jalan Lingkar Utara, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta [baca: Saksi Ahli Pencurian Arca Ditemukan Tewas].
Pihak keluarga dan kerabat korban menduga kematian lambang terkait dengan tugas yang sedang dijalaninya. Ada dugaan kematian Lambang memang diinginkan orang lain yang tak suka kasus Radya Pustaka dibongkar. Karena itulah pihak keluarga meminta jenazah lambang diotopsi.
Advertisement
Masih gelapnya penyebab kematian Lambang sampai saat ini membuat tanda tanya besar bagi orang-orang terdekatnya. Ini lantaran peran Lambang dalam pengusutan kasus pencurian dan pemalsuan arca di Museum Radya Pustaka sangat besar. Korban adalah orang yang berinisiatif melaporkan dugaan pencurian dan pemalsuan arca kuno ini ke polisi.
Tak hanya itu, Lambang juga menjadi arkeolog pertama yang mengecek keaslian arca di museum setelah Balai Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah mendapat laporan adanya pemalsuan arca. Dalam perjalanan pengusutan kasus ini Lambang juga yang memastikan arca Nandisawahanamurti yang ada di rumah pengusaha terkemuka Hashim Djojohadikusumo adalah patung asli koleksi Museum Radya Pustaka.
Sementara itu, sidang perdana kasus pencurian dan pemalsuan arca kuno ini sudah digelar pekan lalu. Terdakwa dalam kasus ini adalah bekas Kepala Museum Radya Pustaka Solo, KRH Dharmodipuro alias Mbah Hadi, dan dua mantan karyawan museum, Jarwadi dan Suparjo alias Gatot [baca: Mbah Hadi Bantah Rugikan Negara]. Rencananya, Lambang akan dihadirkan dalam sidang-sidang kasus ini nantinya. Namun, pria ini keburu tewas. Benarkah ada orang yang sengaja menghabisi Lambang?. Apa saja perannya dalam menyelamatkan benda bersejarah selama ini? Simak selengkapnya dalam video Sigi 30 Menit edisi 2 Maret 2008.(IAN/Tim Sigi)