Berstatus Waspada, Kelud Tetap Dikunjungi Wisatawan

Meski belum dibuka untuk umum karena masih berstatus waspada, lokasi wisata Gunung Kelud di Kediri, Jatim, terus dikunjungi turis. Mereka bersikukuh menyaksikan langsung anak Gunung Kelud lewat jalur alternatif.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Desember 2007, 13:18 WIB

Liputan6.com, Kediri: Munculnya anak Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Ngancar, Kediri, Jawa Timur, memancing rasa penasaran sejumlah wisatawan. Padahal lokasi wisata Gunung Kelud belum dibuka untuk umum hingga Rabu (26/12) karena masih berstatus waspada [baca: Gunung Kelud Masih Berpotensi Meletus].

Keinginan menyaksikan langsung anak Gunung Kelud membuat turis mempunyai beragam cara. Salah satunya, berjalan menyusuri lereng gunung melalui jalan alternatif. Sebab, jalan utama lewat terowongan sudah lama ditutup. Para pengunjung biasanya diantar pemandu resmi atau tukang ojek.

Setiap liburan hari besar maupun akhir pekan jumlah pengunjung anak Kelud dari berbagai daerah bisa mencapai ratusan orang. Sebagian besar wisatawan tertarik untuk berfoto mengabadikan anak Kelud.

Sejauh ini, anak Kelud atau lazim disebut kubah lava terus mengalami pertumbuhan. Material anak Kelud kadang longsor sehingga menimbulkan suara gemuruh. Ketinggian anak Kelud diperkirakan mencapai sekitar 200 meter.(RMA/Danang Sumirat)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya