Tabrakan diduga terjadi karena rem bus bernomor polisi B 7061 WB tak berfungsi. Sopir bus, Idat Mursadat, tak dapat menguasai mobil yang melaju dari Ciater menuju Jakarta saat melewati tikungan. Dari arah yang berlawanan muncul mobil angkutan umum dan Feroza. Tabrakan tak bisa dihindari. Sebelum menabrak Feroza, bus sempat menyenggol angkot.
Delapan korban tewas adalah keluarga besar Mursalin termasuk Mursalin yang mengendalikan mobil. Mereka menumpang Feroza bernomor polisi B 8901 BZ untuk menghadiri acara keluarga di Bandung, Jabar. Sementara Idat Mursadat terluka parah dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciereng, Subang.(TOZ/Syamsu Nursyam)
Advertisement