Liputan6.com, Ambon: Ratusan orang yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Kristen Maluku Cinta Indonesia berunjuk rasa ke Gedung DPRD Maluku, Rabu (4/7). Dihadapan pimpinan DPRD dan Muspida Maluku mereka menolak stigma bahwa gerakan separatis Republik Maluku Selatan identik dengan masyarakat Kristen Maluku.
Para pengunjuk rasa berpendapat gerakan separatis di Maluku harus ditumpas. Selain mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, separatisme juga merusak citra masyarakat Maluku pada umumnya. Aksi diakhiri dengan penyerahan pernyataan sikap kepada pimpinan DPRD dan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu.(IAN/Sahlan Helut)
Advertisement