Liputan6.com, Jakarta: Kejujuran mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais yang mengaku menerima dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan membuat pihak lain yang juga menerima mulai berani mengakui. Di antaranya mantan calon wakil presiden Hasyim Muzadi. Namun, tak sedikit pula yang membantahnya [baca: Presiden Membantah Menerima Dana dari Rokhmin].
Wakil Presiden Jusuf Kalla misalnya, belum lama ini menampik tegas dugaan dirinya juga menerima dana tersebut. Kalla mengatakan, dana kampanye Partai Golkar yang dipimpinnya sudah diaudit oleh akuntan publik usai kampanye. Kalla menegaskan, jika dirinya dipecat karena dituduh memakai dana tersebut, ia akan meminta akuntan publik yang membuat laporan keuangannya dipecat juga.
Mantan calon presiden, Amien Rais, yang sudah mengaku menerima dana dari Rokhmin Dahuri meminta agar capres dan cawapres lain bersikap jujur. "Harapan saya, semua yang pernah menerima dana itu, sengaja atau khilaf, atau lupa, mohon mengaku saja," pinta Amien.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)
Wakil Presiden Jusuf Kalla misalnya, belum lama ini menampik tegas dugaan dirinya juga menerima dana tersebut. Kalla mengatakan, dana kampanye Partai Golkar yang dipimpinnya sudah diaudit oleh akuntan publik usai kampanye. Kalla menegaskan, jika dirinya dipecat karena dituduh memakai dana tersebut, ia akan meminta akuntan publik yang membuat laporan keuangannya dipecat juga.
Mantan calon presiden, Amien Rais, yang sudah mengaku menerima dana dari Rokhmin Dahuri meminta agar capres dan cawapres lain bersikap jujur. "Harapan saya, semua yang pernah menerima dana itu, sengaja atau khilaf, atau lupa, mohon mengaku saja," pinta Amien.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)