Liputan6.com, Palu: Seorang tersangka kasus kekerasan di Palu dan Poso Sulawesi Tengah menikah di Markas Kepolisian Daerah Sulteng, Selasa (20/3) pagi. Ijab kabul Ardi Janatu yang menikahi Yunita Sari Sehe disaksikan ayah pengantin perempuan dan sejumlah polisi.
Dengan tertatih-tatih Ardin dikawal polisi menuju Masjid Nurul Ihsan yang terletak di halaman belakang Polda Sulteng. Luka tembak yang dideritanya di bagian perut, kaki, dan tangan adalah akibat bentrokan dengan polisi pada 22 Januari silam di Poso [baca: Polisi Menetapkan 23 Tersangka Insiden Poso].
Pria ini mengaku sudah lama berencana menikahi Yunita yang sudah lama dikenalnya. Namun ia selalu berpindah tempat setelah dimasukkan dalam daftar pencarian orang atau DPO oleh polisi.
Ardin Janatu adalah satu dari 29 tersangka kasus kekerasan di Poso yang ditangkap pada Februari silam. Dia ditangkap bersama Basri pada Februari dan kini ditahan serta masih menjalani pemeriksaan di Polda Sulteng [baca: Dua Tersangka Teror Poso Ditangkap].(YAN/Syamsuddin)
Dengan tertatih-tatih Ardin dikawal polisi menuju Masjid Nurul Ihsan yang terletak di halaman belakang Polda Sulteng. Luka tembak yang dideritanya di bagian perut, kaki, dan tangan adalah akibat bentrokan dengan polisi pada 22 Januari silam di Poso [baca: Polisi Menetapkan 23 Tersangka Insiden Poso].
Pria ini mengaku sudah lama berencana menikahi Yunita yang sudah lama dikenalnya. Namun ia selalu berpindah tempat setelah dimasukkan dalam daftar pencarian orang atau DPO oleh polisi.
Ardin Janatu adalah satu dari 29 tersangka kasus kekerasan di Poso yang ditangkap pada Februari silam. Dia ditangkap bersama Basri pada Februari dan kini ditahan serta masih menjalani pemeriksaan di Polda Sulteng [baca: Dua Tersangka Teror Poso Ditangkap].(YAN/Syamsuddin)