Pintu Perbatasan RI-Timor Leste Dibuka Bersyarat

Empat pintu perbatasan Indonesia-Timor Leste di Timor Barat dibuka bersyarat setelah sempat ditutup selama empat hari. Namun demikian warga Timor Leste tetap dilarang masuk ke wilayah Indonesia dan juga sebaliknya.

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Maret 2007, 22:26 WIB
Liputan6.com, Timor Barat: Empat pintu perbatasan antara Indonesia-Timor Leste di Timor Barat, Nusatenggara Timur, Jumat (2/3), dibuka bersyarat. Pintu perbatasan ini sebelumnya ditutup selama empat hari setelah situasi Kota Dili, Timor Leste makin tak menentu [baca: Perbatasan RI-Timor Leste di NTT Dijaga Ketat].

Tujuan membuka pintu perbatasan adalah supaya warga pelintas dapat leluasa mengamankan diri setelah situasi di Bumi Lorosae masih tegang. Namun demikian warga Timor Leste tetap dilarang masuk ke wilayah Indonesia. Sebaliknya warga Indonesia yang ke Timor Leste juga dilarang.

Sejak konflik pecah sepekan silam, sudah sekitar 50 warga Indonesia meninggalkan Dili. Data Kantor Imigrasi Motaain mencatat ada sekitar 20 warga Indonesia keluar dari Timor Leste untuk mencari perlindungan. Jumlah ini akan terus bertambah apabila konflik di bekas Provinsi Timor-Timur itu belum mereda.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya