Lagi, Konser Ungu Ricuh

Sedikitnya 10 orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit menyusul kericuhan dalam konser grup Ungu di Probolinggo, Jatim. Perang batu terjadi karena penonton tak bisa masuk lapangan.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Januari 2007, 06:19 WIB
Liputan6.com, Probolinggo: Konser grup musik Ungu kembali ricuh. Perang batu terjadi saat Pasha dan kawan-kawan manggung di Lapangan Kedupok Wonoasih, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (25/1) malam. Penonton melempari petugas dan penonton yang berada di dalam karena tak bisa masuk ke lapangan. Setidaknya 10 orang terluka termasuk aparat keamanan dan harus dirawat di Rumah Sakit M. Soleh Probolinggo.

Benih kericuhan terasa sejak grup Ungu melantunkan empat tembang andalannya. Penonton yang berada di luar lapangan berusaha masuk dengan merusak pagar buatan. Personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja berusaha menghalangi mereka. Namun upaya ini justru membuat marah penonton dan langsung melempari petugas dengan batu. Akibatnya, sejumlah polisi terluka di bagian kepala dan harus dirawat.

Tak hanya lemparan batu, penonton yang tak bisa masuk membakar pagar buatan dan tenda panitia. Kendaraan petugas dan panitia yang berada di tempat parkir pun menjadi sasaran empuk perusuh.

Kericuhan makin tak terkendali saat para pencopet memanfaatkan situasi ini untuk beraksi. Seorang pencopet yang berhasil dibekuk akhirnya menjadi bulan-bulanan massa.

Melihat situasi yang sulit dikendalikan, konser Ungu akhirnya dihentikan. Padahal Ungu baru membawakan tujuh dari 16 lagu yang direncanakan. Keputusan ini tentulah membuat penonton di dalam lapangan kesal.

Untunglah konser kali ini tak seperti yang telah terjadi di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pribumi, Kedung Wuni, Pekalongan, Jawa Tengah. Sepuluh orang tewas dan puluhan penonton lainnya luka-luka akibat terinjak-injak saat menonton pertunjukan kelompok musik yang tengah naik daun ini [baca: Konser Ungu di Pekalongan Menewaskan 10 Orang].(YAN/Dandy Arigafur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya