Naila-Laila Mustahil Dipisahkan

Bayi kembar siam asal Kota Batu, Jatim, Naila dan Laila dipastikan akan tetap hidup dalam kondisi tubuh tetap menyatu. Berdasarkan analisa tim medis, bayi kembar siam itu hanya memiliki satu tulang pinggul dan satu lever.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 November 2006, 19:16 WIB
Liputan6.com, Batu: Naila dan Laila, bayi kembar siam asal Kota Batu, Jawa Timur, dipastikan akan tetap hidup dalam kondisi tubuh tetap menyatu. Kepastian ini disampaikan setelah tim medis menganalisis kelengkapan organ bayi, yakni hanya memiliki satu tulang pinggul dan satu lever. Demikian dikemukakan ketua tim medis dokter Respati di Kota Batu, Rabu (1/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV, kondisi kesehatan bayi kembar siam Naila dan Laila menggembirakan. Sejak dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar, Kota Malang, Ahad silam, berat badannya naik tiga gram menjadi 3,5 kilogram.

Sementara di RSUD dokter Sutomo, Surabaya, bayi kembar siam Dani dan Dina asal Jombang dalam waktu dekat akan menjalani operasi pemisahan. Hal itu dilakukan setelah Selasa malam, kondisi bayi berusia satu bulan ini kritis akibat kelainan jantung. Pasokan oksigen yang dihirup turun hingga 65 persen. Padahal normalnya 95 persen.

Orang tua bayi, Sukandar dan Poniah mengaku, siap menerima semua risiko akan operasi pemisahan tersebut. Operasi pemisahan ini memang memiliki beberapa risiko. Di antaranya bayi akan meninggal di meja operasi, bayi akan meninggal dua duanya atau bayi akan hidup dua-duanya atau salah satu bayi akan meninggal dunia.(ORS/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya