Kemeriahan Festival Jalan Jaksa

Festival Jalan Jaksa menampilkan kesenian Betawi seperti tanjidor, gambang kromong, lenong, dan topeng Betawi. Kebudayaan Jepang di antaranya membuat bunga sakura dan cara mengenakan kimono juga ikut dipertontonkan.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Agustus 2006, 08:58 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Festival Jalan Jaksa kembali digelar. Berbagai kesenian Betawi ditampilkan dalam acara ini seperti tanjidor, gambang kromong, lenong, dan topeng Betawi. Dalam acara bertema "Jaksa, Art and Culture Festival" ini dimeriahkan berbagai lomba yang diikuti perwakilan setiap kawasan di Ibu Kota.

Dalam festival ini juga terdapat sejumlah stan yang menawarkan berbagai jajanan khas Betawi. Tercatat ada sekitar 40 stan dan 20 pedagang kerak telor di sepanjang jalan. Beragam stan yang ada seperti barang-barang kerajinan daerah, rokok, minuman, bahkan gerai perbankan.

Berdasarkan hasil pantauan SCTV, baru-baru ini, salah satu kesenian yang cukup mendapat perhatian warga adalah arak-arakan pengantin sunat. Maklum, arak-arakan ini makin jarang ditemui. Padahal itu adalah salah satu tradisi Betawi. Ditambah lagi dengan sebagian besar masyarakat Betawi yang kini makin terpinggirkan.

Festival selama tiga hari ini juga menampilkan kebudayaan Jepang. Maklum Jalan Jaksa menjadi sasaran turis asing yang berkunjung ke Jakarta. Kebudayaan Negeri Matahari Terbit yang dipertontonkan seperti membuat bunga sakura, seni bela diri Kendo, dan cara mengenakan kimono.(JUM/Erlangga Wisnuaji dan Johny Akbar)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya