Liputan6.com, Ambon: Pendukung empat calon wali kota Ambon yang kalah mengamuk di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Ambon, Maluku, Rabu (17/5). Mereka mendesak KPU Ambon membatalkan pemilihan wali kota karena dianggap membiarkan kecurangan yang terjadi dalam pemilihan yang digelar 15 Mei silam. Demonstran juga menuding M. Jopi Papilaja-Olivia Latuconsina telah melakukan politik uang sehingga memimpin perolehan suara [baca: Jopi-Olivia Mendominasi Pemilihan Wali Kota Ambon].
Menanggapi tudingan demonstran, pihak KPU Ambon menyarankan warga menempuh jalur hukum. Pasalnya, jika menggunakan aksi massa justru akan merugikan calon yang kalah. Sementara Jopi Papilaja menampik tudingan demonstran. Bahkan Jopi menantang mereka untuk membuktikannya di pengadilan.(YAN/Sahlan Heluth dan Juhri Samanery)
Advertisement