Liputan6.com, Jakarta: Nama Rose Brand sebagai produsen tepung beras, tepung ketan, dan tepung tapioka sudah tak asing lagi di Tanah Air. Pada 5 April silam, perusahaan yang berdiri sejak 1976 turut berpartisipasi dalam menciptakan rekor Museum Rekor Indonesia dalam pembuatan tumpeng jajan Pasar Nusantara berbentuk Candi Borobudur. Acara yang digelar di Balai Sudirman, Jakarta Selatan diresmikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Bukan tanpa alasan Rose Brand terlibat dalam event Jasa Boga Expo 2006 yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) yang memiliki 20 ribu anggota. Menurut John Adrian, Marketing Rose Brand-Sungai Budi Group, pihaknya mendukung kegiatan ini karena hampir seratus persen anggota APJI menggunakan tepung buatan Rose Brand. "Sebagai rasa terima kasih, kita mendukung untuk memecahkan rekor MURI ini, tumpeng jajan Pasar Nusantara bentuk Candi Borobudur," jelas John Adrian.
Selanjutnya tumpeng jajan pasar dengan tinggi 10 meter dan lebar 6,2 meter ini akan disumbangkan kepada anak-anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi atau Jabotabek. Selain itu, penyelenggara juga memiliki misi untuk lebih memperkenalkan makanan-makanan asli Nusantara ke forum internasional. "Selama ini terutama anak-anak, kurang mengenal makanan asli kita," terang Ayu Datmiko, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Nasional APJI. Ayu juga mengatakan untuk membuat 100 jenis kue, pihaknya dibantu 107 orang.
Ayu Mulyani, Ketua Panitia Jasa Boga Expo 2006 mengatakan acara ini tiap tahun selalu diselenggarakan. "Tiap kali kita membuat acara, Rose Brand tak pernah terlewat untuk mensponsori kami," Ayu Mulyani menjelaskan. Nyatanya, Rose Brand juga konsisten menyelenggarakan beragam acara pelatihan kuliner untuk ibu-ibu dari berbagai kalangan.
Selama ini memang kualitas tepung produksi Rose Brand mendapat tanggapan positif dari konsumen. Tepung Rose Brand, kata Kukuh Pudjiantoro, pemilik Catering Proklamasi, bisa diandalkan. "Jadi saya banyak terbantu karena mempermudah kami dalam produksi," ucap Kukuh yang telah menggunakan Rose Brand sejak 1979.
Pengakuan terhadap mutu Rose Brand juga datang dari Wawa, pemilik Pisang Goreng Pontianak, Kalimantan Barat, di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sejak dibuka tiga tahun lalu, Wawa yang mampu menjual sekitar 3.000 produknya setiap hari selalu setia menggunakan tepung beras perusahaan ini. "Dari pertama saya enggak pernah ganti-ganti merk. Rose Brand, imbuh Wawa, stabil harganya dan mudah didapat di pasaran.
Memasuki tiga dekade usianya, Rose Brand juga telah menambah jenis produksi guna menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Beberapa waktu lalu, perusahaan ini telah memproduksi minyak goreng Rose Brand dengan dua kali penyaringan gula cair higienis high fructose yang dapat meningkatkan aroma dari buah yang digunakan. Dengan inovasi tersebut diharapkan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam akan makin terpenuhi.(MAK/Tim Usaha Anda)
Bukan tanpa alasan Rose Brand terlibat dalam event Jasa Boga Expo 2006 yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) yang memiliki 20 ribu anggota. Menurut John Adrian, Marketing Rose Brand-Sungai Budi Group, pihaknya mendukung kegiatan ini karena hampir seratus persen anggota APJI menggunakan tepung buatan Rose Brand. "Sebagai rasa terima kasih, kita mendukung untuk memecahkan rekor MURI ini, tumpeng jajan Pasar Nusantara bentuk Candi Borobudur," jelas John Adrian.
Selanjutnya tumpeng jajan pasar dengan tinggi 10 meter dan lebar 6,2 meter ini akan disumbangkan kepada anak-anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi atau Jabotabek. Selain itu, penyelenggara juga memiliki misi untuk lebih memperkenalkan makanan-makanan asli Nusantara ke forum internasional. "Selama ini terutama anak-anak, kurang mengenal makanan asli kita," terang Ayu Datmiko, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Nasional APJI. Ayu juga mengatakan untuk membuat 100 jenis kue, pihaknya dibantu 107 orang.
Ayu Mulyani, Ketua Panitia Jasa Boga Expo 2006 mengatakan acara ini tiap tahun selalu diselenggarakan. "Tiap kali kita membuat acara, Rose Brand tak pernah terlewat untuk mensponsori kami," Ayu Mulyani menjelaskan. Nyatanya, Rose Brand juga konsisten menyelenggarakan beragam acara pelatihan kuliner untuk ibu-ibu dari berbagai kalangan.
Selama ini memang kualitas tepung produksi Rose Brand mendapat tanggapan positif dari konsumen. Tepung Rose Brand, kata Kukuh Pudjiantoro, pemilik Catering Proklamasi, bisa diandalkan. "Jadi saya banyak terbantu karena mempermudah kami dalam produksi," ucap Kukuh yang telah menggunakan Rose Brand sejak 1979.
Pengakuan terhadap mutu Rose Brand juga datang dari Wawa, pemilik Pisang Goreng Pontianak, Kalimantan Barat, di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sejak dibuka tiga tahun lalu, Wawa yang mampu menjual sekitar 3.000 produknya setiap hari selalu setia menggunakan tepung beras perusahaan ini. "Dari pertama saya enggak pernah ganti-ganti merk. Rose Brand, imbuh Wawa, stabil harganya dan mudah didapat di pasaran.
Memasuki tiga dekade usianya, Rose Brand juga telah menambah jenis produksi guna menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Beberapa waktu lalu, perusahaan ini telah memproduksi minyak goreng Rose Brand dengan dua kali penyaringan gula cair higienis high fructose yang dapat meningkatkan aroma dari buah yang digunakan. Dengan inovasi tersebut diharapkan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam akan makin terpenuhi.(MAK/Tim Usaha Anda)
Sungai Budi Group
Wisma Budi 8th - 9th Floor
Jl. HR Rasuna Said Kav. C-6
Jakarta 12940
Telp; (021) 521 3383
Fax: (021) 521 3282
Advertisement