Tukang Urut Mencabuli Pasiennya

Bukhari mencabuli Mawar dua kali pada pertengahan Maret silam. Salah satunya dilakukan secara terencana. Tersangka mengaku berbuat cabul saat korban datang untuk berobat.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 April 2006, 08:27 WIB
Liputan6.com, Kutai Kartanegara : Bukhari hanya tertunduk lesu saat diperiksa penyidik Kepolisian Sektor Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, belum lama ini. Polisi memeriksa pria yang berprofesi sebagai tukang urut di Desa Loh Sumber ini terkait kasus pencabulan terhadap Mawar (nama samaran) yang masih berusia 13 tahun. Dalam pemeriksaan, ia mengaku khilaf dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka juga mengaku, tindakan tersebut dilakukan saat korban datang berobat.

Penyidik mengungkapkan, pencabulan itu terjadi dua kali pada pertengahan Maret silam. Salah satunya dilakukan secara terencana. Namun Bukhari yang sudah beristri dua menolak tuduhan itu. Sedangkan korban mengaku, tersangka mengancam akan memukul apabila menolak melayani nafsu bejatnya. Tak hanya itu, Bukhari juga memberikan sejumlah uang dan berpesan agar Mawar tidak melaporkan peristiwa tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah meminta visum dari dokter dan menyita barang bukti berupa tikar serta celana dalam korban.(BOG/Imron Rosyadi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya