Anak-Anak Harus Dibiasakan Menghemat Air

Keikutsertaan anak-anak dalam peringatan Hari Air Sedunia dimaksudkan membiasakan menghemat dan menjaga kebersihan air sejak dini. Diharapkan masyarakat tergugah untuk menghemat penggunaan air dan menjaga kebersihan air.

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Maret 2006, 19:03 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Meski sudah lewat Hari Air Sedunia masih diperingati. Pada Ahad (26/3) pagi, puluhan anak-anak ikut ambil bagian dalam peringatan tersebut. Mereka begitu riang dalam pentas panggung boneka. Keterlibatan para bocah ini dimaksudkan membiasakan menghemat dan menjaga kebersihan air sejak dini.

Menyelamatkan sumber daya air menjadi penting karena air bersih sudah makin langka [baca: Dunia Terancam Krisis Air]. Di Jakarta saja sekitar 60 persen air tanah tercemar bakteri e. coli (Escherichia coli). Padahal mengonsumsi air yang tercemar bakteri tersebut menyebabkan diare dan gangguan sistem saraf. Selain bakteri, air tanah di Ibu Kota juga tercemar logam berat.

Diharapkan, adanya acara simbolisme ini turut menggugah masyarakat untuk menghemat penggunaan air. Termasuk menjaga kebersihan air, di antaranya dengan tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah serta mandi, cuci, dan kakus. Dengan demikian air di Jakarta bebas dari polusi.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya