Liputan6.com, Kupang: Puluhan mahasiswa asal Timor Leste berunjuk rasa memprotes putusan Mahkamah Agung yang memvonis Eurico Guterres sepuluh tahun penjara, Jumat (24/3). Para demonstran yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Timor Lorosae menilai putusan yang diberikan kepada mantan Wakil Panglima Pasukan Pejuang Prointegrasi Timor Timur tidak adil [baca: MA Memvonis Guterres Sepuluh Tahun Penjara].
Selain berorasi, para mahasiswa ini sempat membagikan pamflet kepada setiap pengemudi yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Kupang, Nusatenggara Timur. Isinya ajakan agar warga Kupang ikut memperjuangkan keadilan. Pasalnya, apa yang dilakukan Guterres adalah bukti rasa cintanya kepada Negara Republik Indonesia. Guterres, kata mereka, bukan otak kerusuhan pascajajak pendapat di Timor Lorosae.(IAN/Didimus Payong Dore)
Selain berorasi, para mahasiswa ini sempat membagikan pamflet kepada setiap pengemudi yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Kupang, Nusatenggara Timur. Isinya ajakan agar warga Kupang ikut memperjuangkan keadilan. Pasalnya, apa yang dilakukan Guterres adalah bukti rasa cintanya kepada Negara Republik Indonesia. Guterres, kata mereka, bukan otak kerusuhan pascajajak pendapat di Timor Lorosae.(IAN/Didimus Payong Dore)