Presiden SBY Menemui Warga Pulau Buru

Sejak lawatan Presiden Soekarno ke Pulau Buru, lima dasawarsa silam, baru kali ini warga Buru bisa menatap langsung Presiden Indonesia. Hal ini mereka rasakan setelah Presiden SBY mengunjungi Desa Pela, Kecamatan Batabual.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Maret 2006, 09:12 WIB
Liputan6.com, Pulau Buru: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu mengunjungi Pula Buru, Maluku, Jumat (19/3) silam. Dalam lawatannya selama dua hari itu, Presiden Yudhoyono sempat mengunjungi Desa Pela, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, yang diguncang gempa 6,4 skala Richter.

Selain berdialog, Presiden SBY yang juga didampingi Ibu Ani Yudhoyono memberikan bantuan sebesar Rp 500 juta bagi 606 jiwa pengungsi di wilayah tersebut. "Ini adalah yang pertama kali kami melihat Presiden Indonesia, sejak Presiden Soekarno (era 50-an)," kata Nunu S., Kepala Sekolah Dasar Inpres 16 Pulau Buru, dalam kesempatan itu.

Kini, Pulau Buru memang tak lagi jadi tanah buangan bagi para narapidana politik, tapi telah menjadi "Tanah Harapan" bagi warga Buru dan lumbung pangan untuk Provinsi Maluku. Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV, Pulau Buru dihuni oleh sekitar 130 ribu penduduk yang sebagian besarnya adalah transmigran. Kehidupan mereka sangat bergantung dari sumber daya alam sebagai mata pencaharian. Selain minyak kayu putih dan kayu meranti mereka sangat bergantung pada hasil pertanian.(ZIZ/Imelda Sari)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya