Menurut Kolbe, pemuatan karikatur telah menyakiti hati umat Islam termasuk rakyat Indonesia. Karena itu ia mengaku dapat memahami demonstrasi kaum muslim di seluruh dunia, yang menentang pemuatan karikatur. Pemuatan karikatur Nabi, menurut Kolbe, tidak mengindahkan rasa keberagamaan dan sangat menyinggung perasaan umat Islam. Dua belas karikatur Nabi Muhammad SAW pertama kali dipublikasikan di harian Jyllands-Posten, September silam [baca: Karikatur Nabi Muhammad Terbitan Harian Denmark Dikecam].(MAK/Sella Wangkar dan Rudy Utomo)
Advertisement