Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua karyawan pabrik menderita luka serius di bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan atap bangunan pabrik. Kedua korban kini tengah dirawat di Rumah Sakit Pabrik Petrokimia.
Hingga berita ini ditulis, tim identifikasi dari Kepolisian Daerah Jawa Timur masih menyelidiki penyebab ledakan. Sedangkan untuk sementara produksi pupuk PT Petrokimia dihentikan. Sekretaris Perusahan PT Petrokimia Anung Budi W, menyatakan perusahaan sejauh ini belum bisa memberikan keterangan perihal penyebab ledakan.(ZIZ/Muhammad Khodim)
Advertisement