Patung Bunda Maria di Sikka Ambruk

Akibat terpaan angin kencang dalam sepekan terakhir, patung Bunda Maria di Bukit Heling, Sikka, Nusatenggara Timur, ambruk. Diduga, konstruksi patung yang diresmikan Mei tahun silam itu kurang kokoh.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Januari 2006, 18:56 WIB
Liputan6.com, Sikka: Kuatnya terjangan angin dalam sepekan terakhir mengakibatkan sejumlah rumah di Kecamatan Alok, Sikka, Nusatenggara Timur, Sabtu (21/1), rusak. Patung Bunda Maria yang berdiri tegak di Bukit Heling, Desa Nilo, Alok, juga ambruk. Patung setinggi 29 meter dengan berat enam ton itu tak kuat menahan terjangan angin.

Muncul dugaan, patung tersebut runtuh lantaran konstruksi yang kurang kokoh. "Saya sempat menyaksikan patung goyang karena empasan angin," ungkap Agustinus Bintares, penjaga patung.

Kabar robohnya patung ini dibenarkan Bupati Sikka Alexander Longginus. Sejak diresmikan pada Mei tahun silam oleh Vikep Maumere Romo Frans Fao dan disaksikan presiden saat itu--Megawati Sukarnoputri, patung Bunda Maria ramai dikunjungi warga. Ada ratusan peziarah mendatangi Bukit Heling setiap hari.(JUM/Adrian Pantur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya