Liputan6.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kasus penembakan tiga warga Belu, Nusatenggara Timur, oleh polisi perbatasan Timor Leste tak akan mengganggu hubungan kedua negara. Soalnya, insiden tersebut tak dibicarakan di tingkat kepala negara. "Tentu kita menyesalkan," ujar Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (10/1). Menurut Wapres, layaknya hubungan tetangga pasti dipenuhi insiden-insiden. Indonesia bertekad menyelesaikan kasus ini secara diplomatik. Misalnya dengan mengirimkan nota protes kepada Pemerintah Timor Leste.
Sebelumnya, Arlindo Marcal, Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, juga berkomentar senada. Arlindo Marcal mengungkapkan kasus ini tak akan mengganggu hubungan persahabatan kedua negara. Ia berharap komisi penyelidikan bersama akan mengungkap tuntas jalannya insiden di perbatasan dan menghasilkan sejumlah rekomendasi agar peristiwa serupa tak terjadi lagi di masa mendatang [baca: Penembakan Tak Mempengaruhi Hubungan Kedua Negara].MAK/Tim Liputan 6 SCTV)