Merayakan Natal di Bangunan Darurat

Gereja tempat biasa sebagian warga Makassar merayakan Natal yang terbakar lima tahun silam masih belum direhabilitasi. Sekitar lima ribu personel TNI dan Polri diterjunkan menjaga seluruh gereja di Kota Palu.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 Desember 2005, 18:38 WIB
Liputan6.com, Makassar: Ribuan umat Nasrani di Makassar, Sulawesi Selatan merayakan Natal di bangunan darurat. Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Kare tempat biasa mereka menggelar misa Natal yang terbakar belum direnovasi. Gereja dibakar orang tak dikenal lima tahun silam. Diduga, aksi itu sebagai dampak kerusuhan di Ambon, Maluku. Meski demikian, perayaan Natal tahun ini berlangsung khidmat [baca: Meski di Tenda Darurat, Natal Tetap Khidmat].

Sementara di Sulawesi Tengah, perayaan Natal di Kota Palu, berlangsung di bawah pengamanan yang ketat. Sekitar lima ribu personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan untuk menjaga seluruh tempat ibadah kaum kristiani di Kota Palu. Sejumlah anggota Barisan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama juga ikut menjaga umat Kristiani saat beribadah.

Nuansa berbeda tampak di lereng Gunung Merapi, Muntilan, Jawa Tengah. Dentingan piano yang biasa mengiringi lagu rohani diganti dengan gending Jawa dan gamelan. Sementara pohon Natal dan patung Isa Almasih tak ada. Mereka menggantinya dengan hiasan janur (daun kelapa). Misa Natal dengan budaya Jawa ini sebagai bentuk penghargaan terhadap adat setempat.

Sedangkan di salah satu gereja di Ibu Kota, perayaan Natal dimeriahkan kehadiran Sinterklas. Diadakan pula panggung boneka yang membawa pesan-pesan rohani. Melalui pembagian hadiah oleh Sinterklas dan panggung boneka ini diharapkan anak-anak mampu memahami makna Natal sejak usia dini.

Tak seperti kekhawatiran banyak pihak, ternyata misa Natal di sebagian besar gereja di Jakarta berlangsung aman. Tak ada kekacauan berarti, apalagi diwarnai ledakan bom. Di Kelapa Gading, Jakarta Utara, misalnya. Lebih dari 3.000 jemaat memadati Gereja Mawar Saron [baca: Natal di Jakarta dan Berbagai Daerah Aman].(JUM/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya