Muhaimin Iskandar: Tidak Ada Islah

PKB versi Muktamar Semarang tidak mengenal istilah islah. Yang paling utama adalah membangun kebersamaan alamiah untuk menyatukan PKB, termasuk dengan pendekatan pribadi terhadap tokoh yang berseberangan.

oleh Liputan6Diterbitkan 15 Desember 2005, 15:16 WIB
Liputan6.com, Pasuruan: Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, menegaskan tidak ada istilah islah antara kubunya dengan PKB Alwi Shihab. "Yang paling penting adalah proses kebersamaan secara alamiah yang memberikan peluang kepada semua pihak," kata Muhaimin di sela-sela Musyawarah Wilayah Luar Biasa PKB Jawa Timur di Pasuruan, Kamis (15/12).

Wakil Ketua DPR ini menambahkan, proses kebersamaan tanpa target yang mungkin menyatukan kembali PKB. Meski begitu, pihaknya tetap merangkul semua kader yang berseberangan. Termasuk mengadakan pendekatan pribadi dengan Saifullah Yusuf, Sekretaris Jenderal PKB Alwi [baca: ].

Musyawarah yang digelar di Pondok Pesantren Ar-Roudloh, Desa Tambakrejo, ini dihadiri sejumlah pimpinan teras PKB hasil Muktamar Semarang, termasuk Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid. Panitia yang menyebarkan 10 ribu undangan mengaku mengundang pula Kiai Haji Abdullah Faqih dari Tuban dan K.H. Ahmad Subadar dari Pasuruan. Namun, hingga acara dimulai, dua tokoh PKB Alwi ini tidak tampak.(TNA/Dandy Ari Gafur)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya