Keluarga Cendana Meminta Golkar Membantu Soeharto

Keluarga Cendana meminta Partai Golkar membantu menyelesaikan kasus hukum Soeharto. Permintaan ini terkait dengan pemberian penghargaan bagi Soeharto yang dinilai berjasa sudah 30 tahun membesarkan Golkar.

oleh Liputan6Diterbitkan 25 November 2005, 00:45 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Keluarga Cendana meminta Partai Golongan Karya membantu menyelesaikan kasus hukum yang membelit mantan Presiden Soeharto. Permintaan ini disampaikan Bambang Yoga Sugama mewakili keluarga Soeharto di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional I Partai Golkar. Menanggapi ini, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla mengaku akan menyerahkannya kepada Fraksi Partai Golkar di DPR/MPR. "Itu keputusan MPR. Waktu sidang MPR tentu akan dibicarakan," kata Kalla di Jakarta, Kamis (24/11).

Agenda Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar kali ini di antaranya membahas pemberian penghargaan Anugrah Bhakti Pratama bagi lima tokoh yang dianggap berjasa membesarkan Golkar. Mereka adalah, Soeharto, mantan Presiden B.J. Habibie, mantan Menteri Tenaga Kerja Cosmas Batubara, bekas Menteri Sekretaris Negara Moerdiono, dan bekas Dewan Pembina Golkar Oetoyo Oesman. Khusus Soeharto, Ketua Dewan Pembina Golkar itu dinilai berjasa selama 30 tahun membangun Golkar.

Mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung tak mendapat penghargaan Anugrah Bhakti Pratama. Tapi dia mengaku tidak kecewa. Menurut Akbar, yang berhak menilai berhasil atau tidak selama dia memimpin adalah seluruh jajaran pengurus Partai Golkar. "Perjuangan saya selama ini tidak pernah dilatarbelakangi dengan keinginan untuk mendapat penghargaan," kata Akbar.

Padahal seperti diakui Jusuf Kalla, Akbar telah berhasil menyelamatkan Partai Beringin dari masa-masa sulit. Menurut Ketua Panitia Rapimnas I Partai Golkar Burhanuddin Napitupulu, Akbar bersama Sudharmono tak mendapat penghargaan karena termasuk kader muda [].(YAN/Fira Abdurachman dan Amar Sujarwadi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya