Pendukung Calon Gubernur Papua Bentrok dengan Polisi

Ratusan pendukung Lucas Enembe dan M. Musa`ad bentrok dengan polisi saat menolak hasil MRP yang menolak pencalonan Lucas-Musa`ad. Dua demonstran dan enam polisi terluka menyusul insiden ini.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 November 2005, 15:31 WIB
Liputan6.com, Jayapura: Sedikitnya dua warga dan enam polisi terluka menyusul bentrokan di sekitar Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua di Jayapura, Sabtu (19/11). Kericuhan ini terjadi menyusul unjuk rasa yang dilakukan ratusan pendukung calon Gubernur Papua Lucas Enembe dan wakilnya M. Musa`ad. Massa memprotes keputusan Majelis Rakyat Papua yang mencoret jagoan mereka dengan alasan bukan orang Papua asli.

Unjuk rasa yang dilakukan oleh sekitar 200 orang itu awalnya berlangsung tertib. Mereka datang ke KPU Papua untuk bertemu dengan Ketua MRP Agus Alua yang sedang rapat konsolidasi dengan Ketua KPU Papua Ferry Kareth. Suasana menjadi panas setelah massa tak puas dengan penjelasan Agus Alua. Massa tetap pada pendiriannya agar Lucas dan Musa`ad tetap diloloskan untuk mengikuti pemilihan gubernur dan wakil gubernur bulan depan.

Massa yang berang lantas melempari Agus dan polisi yang menjaga demonstrasi. Akibatnya, dua demonstran dan enam polisi luka terkena lemparan batu. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Hingga berita ini ditulis, suasana sudah kembali normal. Massa dengan tertib mendengarkan penjelasan dari Kapolresta Jayapura Ajun Komisaris Besar Polisi Paulus Waterpauw.(YAN/Rubai Kadir)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya