Usai melaksanakan salat Id, Said agil bersilaturahmi dengan para tahanan dengan bersalaman dan saling memaafkan. Ia juga menjelaskan, sebagai orang beriman, dalam menghadapi cobaan dan ujian ini dirinya harus sabar dan mengikuti proses hukum. "Ibarat mutiara berada di dalam lumpur, ia akan tetap memancarkan sinarnya. Begitu juga dengan kebenaran," tutur dia.
Kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1426 Hijriah ini juga dimanfaatkan para narapidana lainnya. Sementara menurut Kepala LP Salemba Purwanto, tahanan yang mendapatkan remisi khusus Lebaran tahun ini sebanyak 727 orang. Sebanyak 47 di antaranya langsung bebas pada hari ini.
Advertisement
Sementara itu, ratusan anggota Jamaah Ahmadiyah juga melaksanakan salat Id di Masjid Hidayah Jalan Balikpapan, Cideng, Jakpus. Tak ada pengamanan khusus dalam pelaksanaan salat tadi pagi. Penjagaan hanya dilakukan oleh petugas keamanan setempat, seperti untuk pengawasan parkir kendaraan. Kendati demikian, sebagian jemaah mengaku tak khawatir dalam menunaikan ibadahnya kali ini.
Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Haji Zafrullah Ahmad, mubalig Ahmadiyah. Dalam khotbahnya, Zafrullah mengangkat sikap dan sifat Nabi Muhammad SAW sebagai teladan bagi umat Islam untuk mewujudkan perdamaian antar umat. Seusai salat, jemaah Ahmadiyah ini bersilaturahmi antaranggota dan warga sekitar.
Salat Id juga berlangsung di beberapa daerah. Di Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam, misalnya, salat Id dilaksanakan di Lapangan Hirak yang dihadiri ribuan warga setempat serta sejumlah pejabat pemerintahan daerah. Pelaksanaan salat kali ini lebih meriah dan terasa lebih aman. Terutama setelah perjanjian damai antara Gerakan Aceh Merdeka dan pemerintah Indonesia.
Di Kupang, Nusatenggara Timur, ribuan umat muslim sejak pukul 06.00 waktu setempat sudah memadati sembilan lapangan terbuka. Di lapangan Markas Kepolisian Daerah setempat, umpamanya, ceramah lebaran ditujukan mengajak umat islam di NTT menjaga pluralisme dan toleransi antarumat beragama.
Sementara di Kota Palu, Sulawesi Tengah, salat Id dilaksanakan di Lapangan Watulemo dan dihadiri ribuan orang. Gubernur Sulawesi Tengah Aminuddin Ponulele mengimbau, agar seluruh umat Islam untuk tidak terprovokasi isu-isu yang dapat merusak hubungan sosial masyarakat daerah tersebut.
Pelaksanaan salat Idul Fitri di Kota Poso, Sulawesi Tengah, berjalan aman dan khidmat. Kendati demikian, penjagaan ketat dilakukan personel keamanan gabungan dari TNI dan Polri yang berjumlah ribuan. Ini untuk mengantisipasi ancaman lain di daerah yang belum lepas dari konflik horizontal itu. Karena sebelumnya telah terjadi pembunuhan tiga pelajar SMK oleh orang tak dikenal [baca: Tiga Siswi SMK Poso Tewas Dibunuh].(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)