Liputan6.com, Sisilia: Sebanyak 12 jenazah imigran gelap ditemukan di Pantai Gela, sebelah selatan Sisilia, Italia, Ahad (12/9) pagi. Sementara 94 imigran lain berhasil diselamatkan dari perahu yang berada tak jauh dari pantai. Imigran asal Eritrea itu diduga terdampar setelah perahu yang mereka tumpangi karam.
Penemuan mayat itu dilaporkan seorang imigran kepada Kepolisian Paramiliter Carabinieri melalui telepon seluler. Sebagian besar imigran yang berhasil diselamatkan segera dilarikan ke rumah sakit. Salah seorang di antara mereka mengaku, ada sekitar 160 orang di perahu tersebut. Namun tim penyelamat hanya berhasil menyelamatkan 94 orang. Dikhawatirkan, banyak di antara mereka tenggelam. Hingga berita ini ditulis, regu penyelamat dan penjaga pantai terus mencari korban lain yang mungkin masih hidup.
Dari sekian banyak imigran gelap yang memasuki Italia melalui laut tiap tahun, hanya sedikit yang tinggal di Negeri Spageti. Mereka biasanya melanjutkan perjalanan menuju negara-negara Eropa yang memiliki komunitas imigran cukup banyak seperti Jerman, Inggris, atau Prancis.(YAN/Ijx)
Penemuan mayat itu dilaporkan seorang imigran kepada Kepolisian Paramiliter Carabinieri melalui telepon seluler. Sebagian besar imigran yang berhasil diselamatkan segera dilarikan ke rumah sakit. Salah seorang di antara mereka mengaku, ada sekitar 160 orang di perahu tersebut. Namun tim penyelamat hanya berhasil menyelamatkan 94 orang. Dikhawatirkan, banyak di antara mereka tenggelam. Hingga berita ini ditulis, regu penyelamat dan penjaga pantai terus mencari korban lain yang mungkin masih hidup.
Dari sekian banyak imigran gelap yang memasuki Italia melalui laut tiap tahun, hanya sedikit yang tinggal di Negeri Spageti. Mereka biasanya melanjutkan perjalanan menuju negara-negara Eropa yang memiliki komunitas imigran cukup banyak seperti Jerman, Inggris, atau Prancis.(YAN/Ijx)