Liputan6.com, Jakarta: Menyusul melemahnya nilai tukar rupiah, harga sebagian komoditas kebutuhan sehari-hari di sejumlah pasar tradisional yang ada di Jakarta, sejak dua pekan terakhir merambat naik. Sedangkan untuk jenis komoditas tertentu, harganya justru mengalami penurunan. Harga kentang misalnya, naik Rp 2.000 menjadi Rp 5.000 per kilogram. Demikian pula dengan harga gula pasir, minyak curah dan beras yang mengalami kenaikan harga sejak melemahnya nilai tukar rupiah dua pekan terakhir [baca: Rupiah Makin Payah].
Menyiasati kenaikan ini, konsumen tidak hanya mengurangi jumlah kebutuhan yang dibeli. Mereka juga mengalihkan pembelian ke komoditas yang mengalami penurunan harga, seperti telur ayam, cabai merah, bawang merah, dan sayuran seperti buncis. Sebagian komoditas memang mengalami penurunan harga karena adanya kelebihan pasokan. Sementara harga komoditas lainnya seperti daging ayam, daging sapi dan beberapa jenis sayuran, masih normal.(ADO/Ali Rojihi dan Yon Helfi)
Menyiasati kenaikan ini, konsumen tidak hanya mengurangi jumlah kebutuhan yang dibeli. Mereka juga mengalihkan pembelian ke komoditas yang mengalami penurunan harga, seperti telur ayam, cabai merah, bawang merah, dan sayuran seperti buncis. Sebagian komoditas memang mengalami penurunan harga karena adanya kelebihan pasokan. Sementara harga komoditas lainnya seperti daging ayam, daging sapi dan beberapa jenis sayuran, masih normal.(ADO/Ali Rojihi dan Yon Helfi)