Liputan6.com, Jakarta: Tim Forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, membutuhkan waktu enam jam untuk mengidentifikasi jenazah korban kebakaran di Jelambar, Tanjungduren, Jakarta Barat. Tim forensik bahkan sempat tertukar mengenali istri Toni Prancis Narto Wijaya, Maryance alias Cen Cen dengan Istri Akiat, Ellen. Ini karena kondisi jenazah yang hangus.
Identifikasi sembilan jenazah keluarga Toni dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan baru selesai jam 16.00 WIB. Berdasar identifikasi, seluruh jenazah terdiri dari suami-istri pemilik rumah, Toni-Maryance, kedua anak mereka, Kelvin dan Eben Wijaya, serta empat orang saudara mereka yang sedang bertamu. Mereka adalah suami istri Antonius Wijaya alias Akiat dan Ellen, serta anak mereka, Aneke dan Stephani. Satu korban lain adik Maryance bernama Ping Ping [baca: Semua Korban Kebakaran di Tanjungduren Teridentifikasi].
Jenazah keluarga nahas itu lantas disemayamkan di Rumah Duka Abadi, Daan Mogot, Jakbar. Jasad Toni, Mariance, Kevin, dan Eben diletakkan di satu ruangan. Sementara jenazah keluarga Antonius Wijaya diletakkan di ruang terpisah. Ucapan belasungkawa mengalir mulai dari jemaat gereja hingga keluarga korban dari Lampung dan Palembang. Kesembilan jenazah direncanakan dikebumikan setelah keluarga besar korban tiba dari Australia.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)
Identifikasi sembilan jenazah keluarga Toni dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan baru selesai jam 16.00 WIB. Berdasar identifikasi, seluruh jenazah terdiri dari suami-istri pemilik rumah, Toni-Maryance, kedua anak mereka, Kelvin dan Eben Wijaya, serta empat orang saudara mereka yang sedang bertamu. Mereka adalah suami istri Antonius Wijaya alias Akiat dan Ellen, serta anak mereka, Aneke dan Stephani. Satu korban lain adik Maryance bernama Ping Ping [baca: Semua Korban Kebakaran di Tanjungduren Teridentifikasi].
Jenazah keluarga nahas itu lantas disemayamkan di Rumah Duka Abadi, Daan Mogot, Jakbar. Jasad Toni, Mariance, Kevin, dan Eben diletakkan di satu ruangan. Sementara jenazah keluarga Antonius Wijaya diletakkan di ruang terpisah. Ucapan belasungkawa mengalir mulai dari jemaat gereja hingga keluarga korban dari Lampung dan Palembang. Kesembilan jenazah direncanakan dikebumikan setelah keluarga besar korban tiba dari Australia.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)