Isu Bentrokan Merebak di Bitung

Dua calon wali kota Bitung saling klaim kemenangan setelah menghitung sendiri hasil pencoblosan berdasarkan saksi di tempat pencoblosan. Ratusan polisi bersiaga dengan senjata lengkap.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 Juli 2005, 14:53 WIB
Liputan6.com, Bitung: Atmosfer politik di Bitung, Sulawesi Selatan, memanas. Ratusan anggota kepolisian bersiaga dengan senjata lengkap menyusul isu bentrokan antarpendukung calon wali kota Bitung. Isu bentrokan berkembang usai pelaksanaan pencoblosan pemilihan wali kota Bitung yang diselenggarakan, Kamis (21/7).

Isu bentrokan semakin santer terdengar setelah kubu pendukung pasangan calon wali kota Milton Kansil-Dirk Lengkong dan kubu Hanny Sondakh-Robert Lahindo saling klaim kemenangan. Mereka mengaku hasil ini diperoleh setelah mengolah sendiri data penghitungan suara yang diperoleh dari masing-masing saksi di setiap tempat pencoblosan.

Sementara pendaftaran calon Gubernur Papua, berlangsung meriah. Pasangan Jaap Salosa-Paskalis Kosaay yang didukung Partai Golongan Karya berjalan kaki hingga satu kilometer menuju tempat pendaftaran. Sementara kandidat lain, Konstin Karma-Donateus Mote, menuju tempat pendaftaran dengan arak-arakan ratusan pendukungnya.(YAN/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya