Sukses

Topik Terkait

    Banjir di Jakarta merupakan permasalahan kompleks yang sering terjadi, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Fenomena ini tidak hanya disebabkan oleh curah hujan lokal yang ekstrem, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi geografis, infrastruktur perkotaan, serta faktor-faktor lain seperti penyempitan aliran sungai dan pasang air laut.

    Penanganan banjir di Jakarta melibatkan berbagai upaya, mulai dari normalisasi sungai, pembangunan infrastruktur pengendali banjir, hingga implementasi sistem peringatan dini. Dampak yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari genangan di permukiman warga dan ruas jalan, hingga kerugian ekonomi dan sosial.

    Memahami penyebab, dampak, dan upaya penanganan banjir menjadi krusial untuk mitigasi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana ini.

    Update Terkini Banjir Jakarta

    Update terkini banjir Jakarta pada akhir Januari 2026 menunjukkan puluhan RT dan ruas jalan masih tergenang akibat hujan deras.

    Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, pada akhir Januari 2026, sejumlah wilayah di ibu kota masih terendam genangan air akibat hujan deras yang mengguyur sejak 28 Januari 2026.

    Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa genangan ini disebabkan oleh hujan deras yang juga menyebabkan kenaikan status sejumlah pintu air ke level waspada (Siaga 3). BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menghubungi nomor darurat 112 jika dalam keadaan darurat.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Aktivitas warga Kebon Pala, Kampung Melayu Jakarta Timur di tengah banjir akibat luapan kali Ciliwung, Selasa (2/7/2024). (merdeka.om/Imam Buhori)

    Update Banjir Jakarta Siang Ini: 28 RT dan 11 Ruas Jalan Tergenang

    Banjir menggenangi Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), Kamis (29/1/2026) pagi. Genangan air setara betis orang dewasa itu berdampak pada arus lalu lintas yang padat merayap. (Foto: Dokumentasi Antara)

    Update Banjir Jakarta Malam Ini: 46 RT dan 13 Jalan Masih Tergenang

    Warga Kampung Rawa Bokor, Cengkareng kebanjiran. (liputan6.com/Azmi Zain)

    Update Banjir Jakarta Jumat Pagi: 39 RT dan 3 Jalan Masih Tergenang, Terbanyak di Jaktim

    Wilayah Terdampak Banjir Jakarta

    Wilayah terdampak banjir Jakarta meliputi sejumlah RT dan ruas jalan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan dengan ketinggian genangan bervariasi.

    Banjir di Jakarta pada akhir Januari 2026 melanda berbagai wilayah, dengan jumlah rukun tetangga (RT) dan ruas jalan yang terdampak bervariasi setiap harinya. Data menunjukkan bahwa genangan tersebar di beberapa kota administrasi.

    Daftar Wilayah Terdampak Banjir

    • Jakarta Barat:

      • Kelurahan Kedaung Kali Angke: 3 RT

      • Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT

      • Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT

    • Jakarta Timur: Wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak pada 30 Januari 2026.

    • Jakarta Selatan: Terdapat 26 RT di satu kelurahan yang terdampak cukup parah pada 22 Januari 2026.

    Pada Kamis, 29 Januari 2026, tercatat 46 RT dan 13 ruas jalan tergenang, sementara pada Jumat, 30 Januari 2026 pagi, masih ada 39 RT dan 3 ruas jalan yang terendam. BPBD DKI Jakarta terus memantau dan menginformasikan lokasi-lokasi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Pengendara dan pejalan kaki melewati perempatan Green Garden, Kedoya, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Hingga hari ke-3, banjir masih menggenangi sekitar kawasan perempatan Green Garden, Kedoya akibatnya pengendara harus lebih waspada menghindari mesin kemasukan air. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

    19 Lokasi di Jakarta masih Dikepung Banjir, Ketinggian Air Bervariasi

    Namun, kali ini, Banjir rob di kawasan Muara Baru Jakarta diperparah dengan kebocoran dan rembesan pada tanggul laut di beberapa titik di Muara Baru, yang disebabkan oleh usia tanggul yang sudah tua dan korosi. Tampak dalam foto, seorang pria dengan pancingnya berjalan di atas tanggul laut raksasa yang dibangun untuk mencegah banjir di pesisir utara, seperti terlihat di Muara Baru, Jakarta pada Sabtu 6 Desember 2025. (ADITYA IRAWAN/AFP)

    Banjir Rob Mengancam Pesisir Jakarta, Sejumlah Wilayah Ini Berpotensi Terdampak

    Warga Kampung Rawa Bokor, Cengkareng kebanjiran. (liputan6.com/Azmi Zain)

    Update Banjir Jakarta Jumat Pagi: 39 RT dan 3 Jalan Masih Tergenang, Terbanyak di Jaktim

    Penyebab Banjir Jakarta

    Penyebab utama banjir Jakarta meliputi hujan deras, penyempitan aliran sungai, dan pasang air laut, yang diperparah oleh kondisi geografis dan infrastruktur.

    Banjir di Jakarta merupakan masalah multifaktorial yang dipicu oleh kombinasi beberapa kondisi. Hujan deras menjadi pemicu utama, namun ada faktor lain yang memperparah situasi.

    Faktor-faktor Penyebab Banjir Jakarta

    • Curah Hujan Tinggi: Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya, seperti yang terjadi pada 28-29 Januari 2026, menjadi penyebab langsung genangan air.

    • Penyempitan Aliran Air: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengidentifikasi penyempitan alur sungai (bottleneck) sebagai akar masalah banjir di wilayah Jakarta Utara, seperti Kelapa Gading, Sukapura, dan Cilincing. Normalisasi Kali Cakung Lama menjadi salah satu solusi yang diusulkan.

    • Kenaikan Pintu Air: Hujan deras menyebabkan kenaikan status pintu air seperti Bendung Katulampa, Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke, Pintu Air Manggarai, dan Pintu Air Karet, yang berkontribusi pada meluapnya sungai.

    • Banjir Rob: Fenomena pasang maksimum air laut, seringkali dipicu oleh fase bulan purnama, menyebabkan banjir pesisir atau rob yang mengancam wilayah pantai utara Jakarta.

    Meskipun Jakarta memiliki infrastruktur pengendalian banjir yang relatif lebih baik dibandingkan wilayah tetangga, kombinasi faktor-faktor ini tetap menjadi tantangan besar dalam penanganan banjir.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau segmen Sungai Begog dan Pedongkelan di Cilincing

    Pramono Temukan Penyebab Banjir di Kelapa Gading hingga Cilincing, Ternyata Ini Akar Masalahnya

    Pengendara dan pejalan kaki melewati perempatan Green Garden, Kedoya, Jakarta, Jumat (3/1/2020). Hingga hari ke-3, banjir masih menggenangi sekitar kawasan perempatan Green Garden, Kedoya akibatnya pengendara harus lebih waspada menghindari mesin kemasukan air. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

    Pramono Ungkap Penyebab Banjir Jakarta Lebih Cepat Surut Dibanding Wilayah Tetangga

    Seorang pengendara memperbaiki motornya yang mogok saat melintasi banjir di Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (15/2). Hujan lebat yang mengguyur Jakarta mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. (Liputan6.com/Arya Manggala)

    Pagi Ini, 18 Wilayah di Jakarta Dikepung Banjir