iPhone Duo vs Xiaomi 18 Fold, Pertempuran Dua Raksasa HP Lipat

Duel antara iPhone Duo dan Xiaomi 18 Fold menjadi penentu ponsel lipat mana yang lebih tangguh. Siapa yang menang?

Liputan6.com, Jakarta - Diperkenalkan hanya dalam selang waktu dua hari, iPhone Duo dan Xiaomi 18 Fold menyita perhatian publik. Kedua HP lipat ini memiliki kemiripan unik pada desain fisiknya yang berbentuk persegi menyerupai paspor.

Meski sekilas tampak mirip, kedua perangkat ini menyimpan perbedaan mendasar pada sektor kamera, dapur pacu, hingga strategi harga dan ketersediaan di pasar.

Mengutip laporan Engadget, Jumat (16/10/2026), iPhone Duo dibanderol mulai dari US$ 1,999 (sekitar Rp 35,7 juta), sementara Xiaomi 18 Fold dilepas dengan harga US$ 1,640 (sekitar Rp 29,3 juta).

Saat ini, iPhone Duo baru masuk tahap pemesanan awal (pre-order) dan Xiaomi 18 Fold baru tersedia di pasar Tiongkok. Berikut perbandingan spesifikasi lengkap kedua perangkat flagship tersebut:

Layar dan Material

Dari sektor visual, layar dalam kedua HP lipat ini sama-sama berukuran 7,6 inci dengan layar luar 5,4 inci dan didukung refresh rate 120Hz.

Xiaomi unggul dalam hal tingkat kecerahan puncak yang mencapai 4.000 nits, mengalahkan iPhone Duo yang berada di angka 3.000 nits. Namun, Apple membalasnya dengan menyematkan lapisan nano-texture pada layar dalam iPhone Duo untuk meminimalisasi pantulan cahaya sekaligus menyamarkan bekas lipatan. Kamera depan iPhone Duo juga terselip rapi di bawah layar (under-display camera).

Untuk material bodi, Apple menggunakan bingkai titanium, kaca Ceramic Shield, serta sertifikasi ketahanan air dan debu IP68. Sementara itu, Xiaomi 18 Fold mengandalkan bingkai aluminium dan Shield Glass 3.0 tanpa sertifikasi IP resmi.

Akan tetapi, Xiaomi unggul telak pada bobot perangkat yang hanya 219 gram, jauh lebih ringan dibanding iPhone Duo yang mencapai 254 gram. Ini menjadikan Xiaomi 18 Fold sebagai salah satu HP lipat teringan di pasaran saat ini.

 

 

Dapur Pacu

Sektor performa didukung oleh prosesor andalan dari masing-masing pabrikan. iPhone Duo mengusung chipset A20 Pro berarsitektur 2nm—yang pertama di industri untuk efisiensi daya maksimal—dipadukan dengan RAM 12GB.

Di sisi lain, Xiaomi 18 Fold mengandalkan chipset XRING O3 berbasis 3nm, tetapi unggul pada kapasitas RAM yang lebih besar mencapai 16GB. Kombinasi ini sangat ideal untuk pemrosesan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan gim berat.

 

 

Kamera, Baterai, dan Pengisian Daya

Pada sektor fotografi, Apple memilih konfigurasi kamera ganda 48MP (wide dan ultrawide) tanpa menghadirkan lensa zoom optik seperti pada varian iPhone Pro.

Xiaomi tampil lebih agresif lewat kamera utama 200MP yang didampingi dua lensa 50MP (ultrawide dan telephoto untuk zoom optik).

Urusan daya, Xiaomi menawarkan baterai silicon-carbon berkapasitas 6.000 mAh serta dukungan pengisian cepat kabel 67W dan nirkabel 50W. Sementara itu, Apple belum mengumumkan kapasitas baterai iPhone Duo secara resmi, tetapi mengonfirmasi dukungan pengisian daya kabel 60W serta MagSafe nirkabel 35W.

 

 

Sistem Operasi

Dukungan perangkat lunak menjadi nilai jual utama bagi Apple. Menjalankan iOS 27, sistem ini dirancang khusus untuk mengoptimalkan layar lipat lewat fitur multitasking Split View, integrasi Siri AI, serta rencana dukungan Apple Pencil yang akan dirilis akhir tahun.

Pada akhirnya, ketersediaan perangkat secara global dan preferensi ekosistem akan menjadi penentu produk mana yang lebih unggul di mata konsumen.

Â