5 HP Sewa Kaum Tengah demi Fancam Konser di Tengah In This Economy

5 HP sewa jadi pilihan kaum tengah demi fancam konser yang jernih di tengah tekanan biaya hidup.

Liputan6.com, Jakarta - Gaji baru masuk, tapi daftar pengeluaran sudah menunggu. Bagi kaum tengah, menonton konser idola menjadi salah satu pengeluaran hiburan yang harus diperhitungkan di tengah biaya hidup yang terus menuntut. Alih-alih membeli HP kelas atas seharga belasan juta rupiah demi mendapatkan foto dan video konser yang bagus, sebagian penggemar memilih sewa HP sesuai kebutuhan.

Keinginan menikmati hiburan tetap ada, tapi pengeluaran harus diperhitungkan. Ketika konser idola menjadi momen yang sudah lama dinantikan, menyewa HP berkamera bagus bisa menjadi jalan tengah ketimbang membeli perangkat baru yang mungkin hanya digunakan sesekali.

Pilihan itu diambil Thurfah Mahira Ahnaf (21). Dia rela mengeluarkan Rp 700.000 untuk menyewa Samsung Galaxy S26 Ultra selama sehari demi merekam konser NCT JNJM Fanmeeting Tour DUALITY di Jakarta, belum lama ini.

"Jujur, jujur, sebanding banget banget banget," kata Thurfah ketika ditanya apakah biaya sewa tersebut sepadan dengan hasil dokumentasi yang diperolehnya kepada Journal Kaum Tengah Liputan6.com.

Bagi Thurfah, konser tersebut memiliki arti khusus. Selain menjadi pengalaman pertamanya menonton konser, dia juga berkesempatan menyaksikan idolanya datang ke Indonesia. Dia ingin membawa pulang foto dan video berkualitas, sementara HP pribadinya kurang memadai untuk merekam penampilan dari kejauhan.

Sebelum memutuskan menyewa, Thurfah membandingkan hasil fancam dari berbagai HP melalui TikTok.

"Aku memilih Samsung Galaxy S26 Ultra karena terkesan dengan kemampuan zoom, kualitas gambar, dan kestabilan video yang dilihatnya dalam sejumlah unggahan," ujarnya.

Meski duduk di tribun kategori CAT 2, bukan di dekat panggung, Thurfah mengaku tetap mendapatkan rekaman yang memuaskan. Dia menggunakan HP pribadi untuk mengambil gambar panggung, sedangkan HP sewaan difokuskan untuk merekam penampilan dan mengambil gambar idolanya dari jarak jauh.

Pengalaman serupa dialami Alfareza Ramadhani Al Majid (21). Dia mengaku sudah tiga kali menyewa HP untuk menonton konser, termasuk saat menghadiri AlloBank Festival 2026. Salah satu perangkat yang pernah disewanya adalah iPhone 13 Pro Max.

Bagi Alfareza, menyewa HP menjadi cara untuk mendapatkan kualitas dokumentasi yang diinginkan tanpa harus membeli perangkat baru. Namun, biaya tetap menjadi pertimbangan sebelum menentukan pilihan.

"Tarif sewa biasanya lebih tinggi untuk HP dengan kemampuan zoom lebih jauh," ujarnya.

Jika kelak mendapatkan tempat duduk yang lebih dekat dengan panggung, Alfareza bahkan mempertimbangkan menggunakan HP pribadinya untuk menghemat biaya.

Hiburan Tetap Dicari, Pengeluaran Harus Dihitung

Kisah Thurfah dan Alfareza memperlihatkan bagaimana kebutuhan hiburan berhadapan dengan pertimbangan keuangan. Di tengah pengeluaran rutin yang sulit dihindari, membeli HP flagship khusus untuk merekam konser bisa terasa sulit diprioritaskan.

Menyewa memang membutuhkan biaya ratusan ribu rupiah, tetapi jumlah tersebut masih jauh di bawah harga membeli HP kelas atas. Bagi penggemar yang hanya membutuhkan kemampuan kameranya saat konser, jasa penyewaan HP menjadi cara untuk mengakses teknologi mahal tanpa harus langsung membelinya.

Peluang itu dilihat Putri Andini, pemilik jasa sewa HP untuk konser @Nextconcertid, yang memulai bisnisnya pada 2023.

"Ide usaha berawal dari pengalaman saya saat merekam konser menggunakan HP biasa. Saya merasa kurang puas, kemudian mencoba Samsung Galaxy S23 Ultra. Jujur, saya terkesan dengan hasil jepretannya," kata Putri.

Bayu Kurnia Pratama, pemilik @Hape.in, memulai usaha serupa pada September 2025 setelah seorang teman menyewa HP pribadinya. Ia melihat kebutuhan dari penggemar K-pop yang menginginkan hasil rekaman bagus, tetapi tidak ingin mengeluarkan biaya besar untuk membeli perangkat baru.

"Bisnis yang saya jalankan kini menawarkan sembilan unit HP, dan bisa mencatat sekitar 15–25 transaksi sewa per bulan ketika konser berlangsung setiap akhir pekan," ujar Bayu.

Permintaan biasanya meningkat saat konser besar, terutama acara yang menghadirkan grup K-pop dengan basis penggemar kuat.

Pilihan HP untuk Konser dan Kisaran Harga Sewanya

Tarif sewa bergantung pada model perangkat, durasi penggunaan, dan permintaan saat konser berlangsung. Berikut sejumlah pilihan yang sering disewa menurut @Nextconcertid, beserta keunggulannya untuk dokumentasi konser.

Samsung Galaxy S26 Ultra: Mulai Rp 600.000 per hari. Cocok bagi penonton yang mengutamakan kemampuan zoom untuk merekam penampilan dari tribun.

iPhone 17 Pro: Mulai Rp 700.000 per hari. Menawarkan sistem kamera kelas atas untuk merekam video dan mengambil foto dengan hasil yang konsisten.

iPhone 17 Pro Max: Mulai Rp 750.000 per hari. Menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan kamera kelas atas dan layar besar untuk memantau hasil rekaman.

Vivo X300 Ultra dengan lensa 200 mm atau 400 mm: Mulai Rp 750.000 per hari. Lensa tambahan menjadi daya tarik bagi penonton yang ingin menangkap detail artis dari kejauhan.

iPhone 18 Pro Max: Mulai Rp 800.000 perhari. Pilihan untuk pengguna yang mencari HP flagship dengan kemampuan kamera dan perekaman video terbaru.

*Harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu dan dapat berbeda di setiap konser.

Pada akhirnya, menyewa HP bukan sekadar perkara mengejar fancam yang lebih jernih. Di balik keputusan itu, ada perhitungan tentang kebutuhan dan keinginan, uang yang harus cukup untuk menjalani hari-hari berikutnya, serta tentang hiburan yang tetap ingin dinikmati meski anggaran terbatas.

Bagi kaum tengah yang ruang ekonominya semakin sempit, keputusan kecil seperti menyewa perangkat pun bisa menjadi bagian dari upaya menyeimbangkan hidup.

Konser berlangsung beberapa jam, tetapi pengeluaran lain tetap menunggu setelahnya. Mendapatkan rekaman bagus tetap bisa dilalukan, sementara memiliki perangkat yang digunakan untuk merekamnya belum tentu menjadi prioritas yang bisa diwujudkan.