Sukses

Influencer Virtual Buatan Krafton ANA Rilis Single Perdana

Liputan6.com, Jakarta - Influencer virtual pertama yang dibuat oleh pengembang PUBG, Krafton, yang bernama ANA baru-baru ini merilis single pertamanya, yang menjadi debutnya sebagai artis musik.

Lagu berjudul SHINE BRIGHT itu tersedia di seluruh platform streaming musik digital global, dengan video musik resminya sudah tersedia di kanal YouTube ANA dan sudah mendapatkan 3,8 juta views hingga artikel ini ditulis.

Dalam proyek single lagu ini, Krafton dan ANA berkolaborasi dengan Co-CEO dan produser H1GHR MUSIC, Cha Cha Malone untuk memproduksi lagu tersebut.

"Saat memproduksi lagu ini, saya fokus untuk mengeluarkan pesona ANA dan sangat menyenangkan mengerjakan proyek ini dengan Krafton," kata Cha Cha Malone seperti mengutip laman resmi Krafton, Selasa (27/9/2022).

"Saya berharap ANA menjadi hit besar di kalangan penggemar global dengan perilisan single digital ini," imbuhnya.

Dalam membuat lagu ini, Krafton menggunakan teknologi deep-learning canggih mereka yang mencakup sintesis suara. Sehingga, vokal ANA di SHINE BRIGHT sepenuhnya didukung kecerdasan buatan.

Dengan memperluas deep learning voice model yang dibuat Krafton, mereka lalu menerapkan suara unik ke karakter ANA, yang dinilai paling cocok untuk tokoh tersebut.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Teknologi di Balik ANA

ANA sendiri dikembangkan melalui teknologi produksi hiperrealisme dari Unreal Engine, yang membuat kaburnya batas antara karakter digital dan manusia sungguhan.

Dengan fitur-fitur yang seperti manusia, ANA terlihat mendekat manusia nyata diklaim berbeda dengan manusia virtual lainnya yang ada saat ini, yang dibuat menggunakan teknologi lain.

Digunakan juga teknologi face rigging yang dengan halus mengekspresikan gerakan pupil, otot-otot wajah halus dan kerutan, dan memungkinkan gerakan sendi alami di seluruh tubuh.

Manusia virtual ANA pertama kali diperkenalkan ke publik oleh Krafton pada bulan Juni lalu.

Dalam pengumuman di laman resminya, dikutip Sabtu (18/6/2022), Krafton mengatakan bahwa ANA adalah "manusia virtual perusahaan yang didukung hyperrealism, rigging, dan deep learning." 

3 dari 4 halaman

Pengembang PUBG Perkenalkan Influencer Virtual

ANA dirancang untuk melibatkan audiens global dan membantu membangun Web 3.0 Krafton. Perusahaan menyebut, manusia virtual ini pertama kali terungkap dalam demonstrasi teknis pada Februari lalu.

"ANA adalah manusia virtual hiper-realistis yang diciptakan oleh teknologi Krafton yang tak tertandingi," kata Josh Seokjin Shin, Head of Creative Center di Krafton kala itu.

Krafton saat itu mengatakan, mereka telah bekerja secara internal untuk menciptakan manusia virtual yang dapat diterima dan disetujui oleh audiens di seluruh dunia.

ANA dikembangkan melalui teknologi produksi hyperrealism dari Unreal Engine. Perusahaan mengatakan, "ANA dengan bangga menampilkan tampilan hyper-realistis, mengaburkan batas antara karakter digital dan manusia nyata."

 

4 dari 4 halaman

Punya Fitur Tubuh yang Mirip Manusia Asli

Krafton lebih lanjut mengklaim, ANA akan memiliki fitur-fitur tubuh yang mirip manusia dan tidak terlihat seperti manusia virtual lainnya.

Menurut Krafton, mereka menggunakan teknologi face rigging yang canggih untuk membuat ANA mampu mengekspresikan gerakan pupil, otot wajah halus, dan kerutan, dan memungkinkan gerakan sendi yang alami di seluruh tubuh.

"Selain itu, teknologi deep learning seperti voice synthesis tingkat lanjut, membantu menciptakan suara kecerdasan buatan untuk ANA sehingga dia dapat berakting dan bernyanyi seperti manusia sungguhan," kata Krafton.

"ANA akan merilis trek musik orisinal dan memperluas cakupan aktivitasnya sebagai influencer ke berbagai bidang hiburan dan esports," kata Shin menambahkan.

(Dio/Isk)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.