Sukses

Meta dan Qualcomm Kerja Sama, Mau Bikin Chipset Khusus Headset VR

Liputan6.com, Jakarta - Meta dan Qualcomm mengumumkan kerja sama mengembangkan chipset kustomisasi, di samping melanjutkan kemitraan untuk perangkat headset VR (Virtual Reality) mereka.

Kerja sama ini diumumkan di gelaran IFA 2022 beberapa waktu lalu oleh Cristiano Amon, presiden dan chief executive officer, Qualcomm Incorporated dan Mark Zuckerberg, Founder dan CEO Meta.

"Dengan bermitra dengan Meta, kami menyatukan dua pemimpin metaverse dunia untuk merevolusi masa depan komputasi bagi miliaran orang di tahun-tahun mendatang," kata Amon mengutip siaran persnya, Selasa (6/9/2022).

Dengan kerja sama ini, Meta Quest 2 mendapatkan dukungan dari Qualcomm Snapdragon XR2, pada dasarnya akan melanjutkan status quo.

Di sisi lain, mereka juga mengembangkan chipset generasi baru. Qualcomm menyebutkan, "tim teknik dan produk kedua perusahaan akan memperdalam kolaborasi teknis untuk menghadirkan platform dan teknologi inti generasi berikutnya."

"Kami bekerja sama dengan Qualcomm Technologies pada chipset realitas virtual yang disesuaikan - didukung oleh platform dan teknologi Snapdragon XR - untuk peta jalan produk Quest kami di masa depan," imbuh Zuckerberg.

Dikutip dari Engadget, awal tahun ini Qualcomm mengumumkan kerja sama dengan Microsoft untuk chip khusus pada kacamata Augmented Reality (AR), dengan Microsoft menjanjikan perangkat yang ringan dan hemat energi.

Qualcomm juga mengatakan mereka "bekerja dengan Microsoft... (untuk mengembangkan chip AR) khusus."

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Tantangan Baru Membangun Realitas Virtual

Zuckerberg menambahkan, saat ini menjadi lebih penting untuk mengembangkan teknologi khusus untuk memberikan daya pada headset VR masa depan mereka dan perangkat lainnya.

Menurutnya, ini seiring dengan dibangunnya kemampuan dan pengalaman yang lebih maju untuk virtual dan augmented reality.

"Tidak seperti ponsel, membangun realitas virtual membawa tantangan baru dan multi dimensi dalam komputasi spasial, biaya, dan faktor bentuk," kata Zuckerberg.

"Chipset ini akan membantu kami terus mendorong realitas virtual hingga batasnya dan memberikan pengalaman yang luar biasa," ia menambahkan. 

Sebelumnya, Mark Zuckerberg mengungkap rencana perusahaan untuk merilis VR headset terbaru. Hal itu diungkapkan Mark dalam acara podcast yang dipandu Joe Rogan.

3 dari 4 halaman

Bos Meta Ungkap VR Headset Terbaru Rilis Oktober 2022

Dikutip dari The Verge, Minggu (28/8/2022), Mark menyebut, VR headset terbaru Meta ini akan meluncur pada Oktober 2022. Ia menuturkan, headset ini akan hadir dengan beragam fitur besar di dalamnya.

"Untuk perangkat berikutnya yang keluar pada bulan Oktober, ada beberapa fitur besar," tutur Mark. Salah satu fitur yang disebut akan hadir di headset ini kemampuan pelacakan mata dan wajah.

Berbekal kemampuan tersebut, menurut Mark, bisa membuat avatar menjadi lebih hidup. Sebab, bisa mengikuti ekspresi dari pengguna, baik saat tersenyum atau cemberut akan diterjemahkan secara aktual ke avatar pengguna.

 

4 dari 4 halaman

Project Cambria

Meski Mark tidak diungkap nama headset ini, berdasarkan sejumlah bocoran, VR headset yang dimaksud merupakan bagian dari Project Cambria.

Alasannya, dari sejumlah laporan, headset tersebut akan memiliki sensor internal pelacakan mata hingga layar beresolusi tinggi.

Selain itu, dari laporan Bloomberg bulan lalu, headset ini disebut akan memiliki nama Meta Quest Pro. Selain itu, ada kemungkinan headset ini akan berbeda dari lini kacamata AR Meta saat ini.

Mengingat kemampuan headset ini akan lebih canggih, laporan menyebut harganya akan lebih mahal dari seri Quest saat ini. Kendati demikian, belum ada informasi lebih lanjut mengenai harga pastinya.

(Dio/Ysl)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.