Sukses

Penjahat Siber Bisa Manfaatkan Fitur Add Yours Instagram untuk Curi Data Pengguna

Liputan6.com, Jakarta - Fitur stiker Add Yours di Instagram Stories kini tengah menjadi perhatian publik. Alasannya, fitur ini ternyata memiliki kemungkinan untuk disalahgunakan.

Adapun kemungkinan penyalahgunaan tersebut berasal dari tantangan yang dilakukan melalui stiker Add Yours. Seperti diketahui, dengan Add Yours, pengguna bisa memulai percakapan bersama followers dan pengguna Instagram lain.

Jadi, lewat stiker ini pengguna bisa saling berbagi inspirasi OOTD hingga tantangan untuk membagikan foto aktivitas akhir pekan di aplikasi Instagram. Namun berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, Selasa (23/11/2021), ada beberapa tantangan yang sebenarnya sederhana, tapi rentan disalahgunakan.

Salah satunya adalah tantangan menggunggah variasi nama pengguna. Awalnya, tantangan ini menjadi ajang seru-seruan bagi pengguna untuk berbagi nama-nama panggilan yang dimilikinya.

Hanya belakangan, ada beberapa pengguna yang ternyata mengunggah pula nama panggilan kecil atau nama panggilan yang hanya diketahui segelintir orang. Hal ini membuat nama yang bersifat lebih privat bisa diketahui publik.

Selain nama, beberapa tantangan yang juga ramai diunggah melalui stiker Add Yours di Instagram Stories dan memungkinkan seseorang membagikan informasi pribadinya adalah di kota mana saja pernah tinggal, sharing foto anak, sharing foto pernikahan, hingga arti nama.

Informasi-informasi tersebut yang lantas dapat diolah dan dapat disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab, termasuk pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Aksi Penipuan dari Data Fitur Add Yours di Instagram

Salah satu kisah mengenai aksi penipuan yang berasal dari data stiker Add Yours di Instagram Stories diungkap akun @ditamoechtar_ melalui akun Twitternya.

Ia menuliskan, salah seorang rekannya menceritakan telah menjadi korban penipuan melalui telepon. Jadi, pelaku meminta korban untuk mengirimkan sejumlah uang.

"Yang bikin temen saya percaya, si penipu manggil dia 'pim'. 'Pim' adalah panggilan kecil teman saya, yang hanya orang dekat yang tau," tulisnya seperti dikutip dari akun Twitternya.

Setelah diingat kembali, ternyata teman tersebut baru saja mengikuti tantangan variasi panggilan nama yang ada di Instagram Stories lewat fitur stiker Add Yours. Kami pun sudah mendapat izin dari pemilik akun untuk mengutip unggahannya di Twitter.

(Dam/Ysl)