Sukses

Pengguna Spotify Kini Bisa Cari Lagu dengan Ketik Lirik

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah kamu suka dengan sebuah lagu dan ingin mendengarkan tetapi tidak tahu apa judulnya? Pasti rasanya sangat penasaran, kan?

Nah, kini pengguna Spotify bisa lebih mudah menemukan lagu yang mereka ingin dengarkan tanpa harus tahu judulnya.

Mengutip laman Ubergizmo, Selasa (6/10/2020), Spotify menghadirkan kemampuan baru di fitur pencarian lagunya.

Pengguna kini bisa mencari lagu-lagu di Spotify dengan mengetikkan sebagian liriknya. Perlu diperhatikan juga, mengingat terkadang ada lirik yang memiliki kemiripan, mungkin akan ada sedikit kerumitan dalam menemukan lagu.

Namun, kemampuan baru di fitur pencarian lagu berbasis lirik ini bisa memudahkan pengguna menelusuri lagu yang ingin ditemukan.

2 dari 3 halaman

Cara Cari Lagu dengan Lirik

Fitur ini sebenarnya bukanlah benar-benar baru. Fitur pencarian lagu berdasarkan lirik sebelumnya sudah ada di layanan streaming musik Apple Music.

Nah, para pengguna Spotify yang ingin mencari lagu berdasarkan lirik, hanya perlu masuk ke bilah pencarian dan ketik lirik lagu yang ingin dicari.

Spotify pun akan mencoba menampilkan lagu berisi lirik yang diketik di pencarian. Perlu diketahui juga, kadang hasil pencarian akan menampilkan lebih dari satu lagu dengan lirik yang diketik.

Namun pasti hal ini lebih memudahkan pengguna ketimbang tidak bisa mencari lagu dengan lirik.

3 dari 3 halaman

Spotify Kritik Apple One

Sebelumnya, Spotify mengkritik langkah Apple yang merilis paket layanan Apple One pada 15 September 2020, waktu Amerika Serikat. Paket ini mencakup beberapa layanan Apple dengan harga mulai dari USD 14,95 per bulan.

Apple One dengan harga mulai dari USD 14, 95 itu, terdiri dari biaya berlangganan untuk Apple TV, Apple Arcade, 50GB penyimpanan iCloud, dan Apple Music. Selain itu, juga ada paket berlangganan Apple One Family dan Premier dengan harga lebih tinggi.

Spotify mengkritisi layanan Apple tersebut kurang dari satu jam setelah acara Apple berakhir.

Apple disebut kembali memanfaatkan dominasinya, serta praktik tidak adilnya untuk merugikan pesaing dengan mengutamakan layanannya sendiri.

"Kami meminta otoritas persaingan untuk bertindak segera guna membatasi perilaku anti-persaingan Apple, yang jika dibiarkan, akan menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki bagi komunitas pengembang dan mengancam kebebasan kolektif kami untuk mendengarkan, belajar, menciptakan, dan terhubung," ungkap pihak Spotify melalui pernyataan resminya, seperti dikutip dari GSM Arena, Rabu (16/9/2020).

Paket berlangganan Apple One dinilai mengganggu Spotify. Pasalnya, para pemilik perangkat Apple kemungkinan lebih memilih layanan tersebut daripada Spotify.

Pengguna diperkirakan akan menganggapnya lebih sederhana karena dengan satu kali pembayaran bisa mengakses berbagai layanan Apple sekaligus.

(Tin/Why)