Sukses

Sony Bakal Absen dari E3 2019, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta - Sony baru saja mengumumkan kalau mereka tidak akan hadir di panggung E3 2019.

Ini artinya, tidak akan ada pengumuman dan update terkait informasi gim-gim eksklusif terbaru Sony di pesta akbar gim bertaraf internasional tersebut.

Tak cuma itu, seperti dilansir Ubergizmo pada Jumat (16/11/2018), Sony juga tidak akan mengadakan konferensi pers. Dengan demikian, bisa dikatakan kalau perusahaan benar-benar akan 'raib' di E3 2018.

Informasi terkuak dari sebuah sumber dari Entertainment Software Association. Alasannya, Sony sepertinya tengah mempersiapkan acara terpisah dari E3 2019, yang kemungkinan akan menjadi panggung pribadi Sony untuk unjuk gim-gim terbarunya.

"Industri telah berevolusi, Sony Interactive Entertainment terus mencari kesempatan yang melibatkan komunitas," ujar Sony.

"Fans PlayStation tentu berarti besar bagi kami, dan kami ingin berinovasi, berpikir dari perspektif berbeda, dan bereksperimen dengan cara baru untuk membuat kejutan. Hasilnya, kami tidak akan berpartisipasi di E3 2019," lanjutnya.

"Kami sedang bereksplorasi mencari cara baru dan familiar untuk melibatkan komunitas di tahun depan, dan kami tidak sabar untuk berbagi kejutan."

Absennya Sony di gelaran E3 menjadi yang pertama menandakan perusahaan tidak berpartisipasi di sejarah konferensi gim terbesar itu.

Menurut Variety, ini merupakan kali kedua Sony tidak berpartisipasi dalam sebuaha cara.

Beberapa bulan lalu, Sony juga mengonfirmasi mereka tidak akan mengadakan acara PlayStation Experience 2018.

2 dari 3 halaman

Terkonfirmasi, Sony Sedang Kembangkan Konsol PS5

Memasuki tahun kelima konsol PlayStation 4 (PS4) meluncur di pasaran, banyak gamer bertanya-tanya kapan Sony bakal meluncurkan konsol penerus PS4 tersebut?

Tampaknya gamer setia Sony dapat bernapas lega dan tidak perlu menunggu lama, karena perusahaan baru saja mengonfirmasi sedang mengembangkan penerus konsol PS4 itu.

"Pada saat ini, apa yang bisa saya katakan adalah kami (Sony) perlu memiliki perangkat next-gen," ucap Kenichiro Yoshida, presiden dan CEO Sony, yang dikutip dari Financial Times via Ubergizmo, Rabu (10/10/2018).

Meski begitu, Yoshida masih belum menyebutkan apa nama konsol baru itu. Karenanya, masih belum pasti apakah konsol penerus PS4 itu akan resmi diberi nama "PlayStation 5 (PS5)" atau nama yang lainnya.

Tak hanya itu, dia juga tidak menyebutkan kapan pastinya konsol penerus PS4 ini akan dirilis.

Hanya saja, informasi terakhir dari CEO of Sony Interactive Entertainment, John Kodera, menyebut konsol PlayStation berikutnya bakal meluncur tiga tahun lagi.

 

3 dari 3 halaman

Analis Prediksi Konsol PS5

Lebih lanjut, beberapa analis industri gim sudah lebih dulu memprediksi PS5 bakal meluncur dalam waktu dekat.

Dilansir Ubergizmo pada Senin (20/8/2018), analis dari perusahaan Jepang Ace Economic Research Institute Hideki Yasuda, memprediksi kalau PS5 bakal diumumkan Sony pada akhir 2019.

Menurut Yasuda, meski diumumkan pada akhir 2019, bukan berarti Sony akan langsung memasarkan konsol PlayStation generasi kelima tersebut pada periode itu. Justru, Sony baru akan mengapalkan PS5 mulai awal 2020.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: