Sukses

Mantan Bos Instagram Angkat Bicara Alasan Mundur dari Perusahaan

Liputan6.com, Jakarta - Akhir bulan lalu, duo pendiri Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger, memutuskan untuk keluar dari perusahaan yang didirikannya. Sayangnya, tidak diungkap alasan keduanya hengkang dari Instagram.

Namun, baru-baru ini Systrom akhirnya angkat bicara terkait hal tersebut. Dalam sebuah wawancara di konferensi Wired, dia menyebut tidak ada seseorang yang meninggalkan pekerjaan karena hal menyenangkan.

Dikutip dari CNBC, Rabu (17/10/2018), jawaban itu keluar usai dirinya ditanya mengenai penyebab dirinya keluar dari perusahaan. Sekadar informasi, ini kali pertama Systrom berbicara di depan publik usai keluar dari Instagram.

"Pekerjaan ini berat. Dalam kasus ini, saya tidak kecewa sama sekali. Saya bersemangat untuk melakukan hal baru. Saya merasa Instagram berada di tempat yang tempat," tuturnya saat ditanya apakah ada masalah saat dirinya dan Krieger keluar dari perusahaan.

Sebelumnya, memang sempat tersiar kabar Facebook terlalu mencampuri urusan dapur Instagram. Akibatnya, hubungan pendiri Instagram dan bos Facebook Mark Zuckerberg sempat berada dalam tensi tinggi, sebelum keduanya memutuskan keluar.

Systrom juga menuturkan dirinya tidak menyesal telah meninggalkan Instagram. Bahkan, dia berharap perusahaan tersebut kian sukses di masa depan, meski dirinya sudah tak berada di dalamnya.

"Jika perusahaan mampu berkembang tiga kali lebih besar dan menjadi perusahaan paling penting di dunia, hal itu tentu akan menjadi hal yang membanggakan untuk saya, meski saya tidak lagi menjalankannya," tutur Systrom.

2 dari 3 halaman

Ini Dia Sosok Pengganti CEO Instagram

Facebook pada Senin (1/10/2018), mengumumkan Adam Mosseri sebagai pimpinan baru .

Penunjukannya diumumkan tak lama setelah co-founder Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger, mengumumkan pengunduran diri mereka pada pekan lalu.

Systrom melalui akun Instagram pribadinya, @kevin, mengunggah foto dirinya dan Krieger berpose dengan Mosseri.

Ia sekaligus mengumumkan Mosseri sebagai Head of Instagram. Mosseri sebelumnya adalah Vice President of Product di Instagram.

"Kami senang untuk menyerahkan kendali kepada pimpinan produk dengan latar belakang desain yang kuat dan fokus pada kesederhanan, memiliki pemahaman mendalam tentang pentingnya komunitas," tulis Systrom seperti tim Tekno Liputan6.com kutip dari akun resmi miliknya, Selasa (2/10/2018).

Selepas kepergiannya dan Krieger, Systrom meyakini Instagram dibawah kepemimpinan Mosseri akan terus berkembang.

"Kami yakin di bawah kepemimpinan Adam, Instagram akan berkembang dan menjadi lebih baik, kami memiliki harapan untuk masa depan produk dan komunitas," tulisnya.

Mosseri pun mengumumkan peran barunya di Instagram. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras Systrom dan Krieger selama delapan tahun terakhir di layanan berbagi foto dan video tersebut.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka karena mempercayai saya untuk meneruskan nilai-nilai yang telah mereka bangun. Saya akan melakukan yang terbaik bagi mereka, tim dan komunitas ," tulis Mosseri.

3 dari 3 halaman

Pendiri Instagram Hengkang karena Facebook Terlalu Ikut Campur

Menurut sejumlah sumber Tech Crunch, pengunduran diri Systrom dan Krieger disebabkan Facebook terlalu ikut campur, meski pada awalnya Instagram dijanjikan untuk berjalan secara independen.

Berdasarkan keterangan sumber, tensi antara kepemimpinan Instagram dan Facebook pada tahun ini terus bertambah terkait kewenangan Instagram.

Facebook bahkan dinilai secara perlahan mengurangi independensi Instagram.

Facebook ketika mengakuisisi Instagram pada 2010 menjanjikan perusahaan untuk berjalan secara independen. Namun, seiring waktu mulai terjadi perubahan yang tak disangka.

Salah satunya pada Mei 2018, VP of Prdouct Instagram, Kevin Weil pindahkan ke tim blockchainFacebook dan posisinya digantikan oleh mantan VP Facebook News Feed, Adam Mosseri. Ia termasuk di dalam lingkaran internal CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Diungkapkan sumber, karakter Mosseri yang sangat berkemauan keras dan hubungan Chief Product Officer Facebook, Chris Cox, yang tidak pernah benar-benar cocok dengan Kevin, dinilai memberikan tekanan besar.

Keduanya disebut bisa menekan Instagram untuk melakukan lebih banyak hal bagi Facebook. Hal ini penting mengingat penggunaan Facebook di kalangan remaja mengalami penurunan.

"Ketika Chris mulai mengambil inisiatif dan dengan Adam yang berasal dari Facebook, jelas bahwa itu tidak akan menyenangkan. Saya melihat pria ini (Systrom) akan diperas," tutur seorang sumber.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Artikel Selanjutnya
Solusi Hemat Bujet Cetak Koleksi Foto Instagram
Artikel Selanjutnya
Cara Pakai Hashtag untuk Tambah Like dan Followers di Instagram